Bukittinggi (ANTARA) - Universitas Muhammadiyah (UM) Sumatera Barat akan membuka Program Studi (Prodi) Kedoteran Hewan di Sumatera Barat, Prodi ini akan menjadi pertama dan satu-satunya untuk Provinsi Sumatera Barat.

Hal itu disampaikan oleh Rektor UM Sumatera Barat, Riki Saputra setelah rapat bersama Dosen dan tim pendirian Program Studi Kedokteran Hewan, Jumat di Kota Bukittinggi.

"Kami menyampaikan apresiasi atas upaya pengembangan yang terus dilakukan oleh tim Kedokteran Hewan atas tahapan-tahapan yang dilaksanakan sehingga Borang atau alat untuk mengumpulkan dan mengungkapkan data dan informasi yang digunakan untuk menilai kelayakan dan mutu perguruan tinggi terutama naskah akademik, dan SDM tuntas dilaksanakan," kata Riki Saputra.

Ia mengatakan untuk selanjutnya dalam waktu dekat Dosen Program Studi Kedokteran Hewan akan dikirim ke Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (FKH UGM) untuk bisa memfinalkan terkait kekurangan Borang.

"FKH UGM merupakan perguruan tinggi pendamping untuk mewujudkan Program Studi Kedokteran Hewan di Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat," kata dia.

Rektor berharap nantinya Kedokteran Hewan UM Sumatera Barat menjadi Program Studi Kedokteran Hewan pertama di Sumatera Barat dan di PTMA.

"Serta menjadi yang ketiga di Pulau Sumatera sehingga ini akan menambah daya tarik dan minat siswa untuk melanjutkan studi ke UM Sumatera Barat, dan tidak perlu jauh-jauh kuliah Kedokteran Hewan di luar Sumbar," katanya.

Ia mengungkapkan, Tim pendirian Program Studi Kedokteran Hewan dibina dan diarahkan oleh Dekan Fakultas Kesehatan, Yuliza Anggraini dan dipimpin oleh Hariyadi bersama Surya Eka Priana dan Jon Afnil.

Sementara Dosen Kedokteran Hewan UM Sumatera Barat terdiri dari Juliadi Ramadhan, Ario Ridho Gelagar, Anna Zukiaturrahmah dan Usma Aulia.

"Para Dosen ini telah mempersentasikan kemajuan yang telah dibuat terkait Borang pembentukan Program Studi Kedokteran Hewan," kata Riki.

Rektor juga memastikan persiapan prodi Kedokteran Hewan dilakukan dengan maksimal seperti syarat yang harus dipersiapkan sesuai dengan peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Permendikbudristek) serta asosiasi Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI).

"Kerjasama yang telah dilakukan oleh UM Sumatera Barat sudah kita lakukan bersama Dinas dan PDHI baik tingkat pusat maupun daerah, Prodi Kedokteran Hewan sudah menyiapkan dokumen dan kelengkapannya untuk diproses, dan diajukan ke Dikti dalam tahun ini," pungkasnya.
 

Pewarta : Alfatah
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2024