Padang (ANTARA) -
Beragam produk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dari berbagai daerah menyemarakkan acara Legal Expo yang digelar oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Barat (Sumbar) di kawasan GOR H Agus Salim selama dua hari Sabtu dan Minggu (6/8).
 
"Legal Expo memang sengaja kami gelar untuk memberikan ruang serta mengaktualkan produk-produk UMKM yang ada di Sumbar," kata Kepala Kanwil Kemenkumham Sumbar Haris Sukamto di Padang, Minggu.
 
Ia mengatakan produk UMKM yang ditampilkan pada kegiatan untuk memperingati hari lahir Kemenkumham RI ke-78 itu adalah hasil karya produk ekonomi kreatif yang berkualitas.
 
Beberapa produk itu di antaranya adalah  sulaman, tenun deta yang merupakan tutup kepala khas di Minangkabau, kuliner rendang, makanan ringan kripik-kripik.
 
Selain itu ada juga produk yang sudab terdaftar sebagai potensi Indikasi Geografis (IG) di Kemenkumham yakni tenun silungkang, sulaman kepala peniti, sulaman bayang, dan tenun Pandai Sikek.
 
"Ada juga hasil karena kerajinan tangan baik produk tas, sepatu, dompet berbahan kulit, atau rajutan. Kami juga menampilkan berbagai  kerajinan buatan narapidana," jelasnya.
 
Haris mengaku bersyukur karena kegiatan yang diselenggarakan pihaknya selama dua hari berturut-turut mendapat respon yang positif dari masyarakat.
 
Ia mengatakan pada lokasi Legal Expo di kawasan GOR H Agus Salim Padang masyarakat bisa melihat serta bertransaksi secara langsung dengan para pelaku UMKM di stand-stand yang tersedia. 
 
Setiap UMKM Legal Expo dibagi berdasarkan stand masing-masing daerah dengan total 17 daerah, mulai dari Kota Padang, Padangpanjang, Bukittinggi, Limapuluh Kota, Kepulauan Mentawai, dan lainnya.
 
Selain produk UMKM, juga terdapat stand dari Tabayang Kopi (Kopi Solok), Bank Nagari, BNI, Kelompok IG Tenun Silungkang, Unidya Homedress, Indosat, dan lainnya.
 
Pada bagian lain, selama kegiatan Legal Expo berlangsung Kemenkumham Sumbar juga menghadirkan berbagai layanan kepada masyarakat secara langsung.
 
Mulai dari bidang Keimigrasian seperti pembuatan paspor, layanan Kekayaan Intelektual seperti pendaftaran hak cipta serta paten, layanan Administrasi Hukum Umum (AHU), Pemasyarakatan dengan memamerkan produk buatan warga binaan, dan lainnya.
 
Kegiatan Legal Expo yang digelar Kemenkumham Sumbar itu juga mendapatkan respon positif dari Gubernur Sumbar Mahyeldi yang hadir langsung saat pembukaan kegiatan pada Sabtu (5/8). ***1*** 

Pewarta : Fathul Abdi
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2024