ANTARA ajak mahasiswa di Padang berperan tangkal penyebaran hoaks
Jumat, 23 Juni 2023 15:19 WIB
Direktur Komersial Pengembangan Bisnis dan Teknologi Kantor Berita ANTARA, Jaka S Suryo, bersama Sekretaris Perusahaan Kantor Berita ANTARA, Azhari, bersama peserta dalam kegiatan ANTARA Goes to Campus di Padang, Jumat. ANTARA/Mario S Nasution
Padang (ANTARA) - LKBN ANTARA mengajak mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) Sumatera Barat agar berperan dalam menangkal penyebaran hoaks yang masif terjadi di media sosial saat ini.
Direktur Komersial Pengembangan Bisnis dan Teknologi Kantor Berita ANTARA, Jaka S Suryo, dalam kegiatan ANTARA Goes to Campus di Padang, Jumat, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian misi dari Kantor Berita ANTARA dalam mencerahkan, mendidik dan mempersatukan bangsa.
Ia mengatakan topik kali ini adalah menangkal berita hoaks, apalagi menjelang tahun politik ini penyebaran berita ini akan semakin banyak.
Dalam hal ini pihaknya mengajak mahasiswa sebagai garda terdepan agar tidak buru-buru menyebarkan berita namun harus dibaca dan diteliti terlebih dahulu.
“Anak muda ini yang akan mengajak keluarga dan lingkungan mereka agar melakukan verifikasi ulang terhadap informasi yang mereka dapatkan sebelum menyebar kepada khalayak melalui media sosial,” kata dia.
Selain itu Kantor Berita ANTARA garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa. Kantor berita ini menjadi bagian perjuangan kemerdekaan dan saat ini menjadi yang terdepan dalam menjaga keberagaman.
“Tahun politik tidak harus memisahkan kita sesama anak bangsa namun siapa yang menjadi pemenang adalah pemimpin kita. Bangsa ini punya syarat jadi bangsa besar dengan bersatu,” kata dia.
Kantor Berita ANTARA sendiri memiliki bisnis selain di bidang pemberitaan namun juga di bidang data riset yang dapat dimanfaatkan kampus terutama fakultas ekonomi bagaimana menggunakan data untuk memperkuat kelas menengah yang ada di Indonesia.
“Kami juga memiliki program merdeka belajar yang dapat dimanfaatkan kampus dalam mendidik mahasiswa mereka,” kata dia.
Wakil Rektor I UNP, Dr Refnaldi, mengatakan, kerja sama ini cukup bagus karena UNP dapat melebarkan aktifitas merdeka belajar yang telah dicanangkan kementerian. “Kami banyak program dengan beragam lembaga dan BUMN," katanya.
Ia mengatakan ini peluang UNP untuk memanfaatkan program kampus merdeka atau aktifitas lain
“Selain itu kerja sama di bidang pemberitaan tentu sangat dibutuhkan terlebih UNP tengah melakukan internasionalisasi program studi sehingga butuh pemberitaan yang dapat diakses dunia,” kata dia.
Wakil Dekan Falkultas Ekonomi Bisnis UNP, Dr Marwan, kerja sama dengan Kantor Berita ANTARA ini menarik karena merupakan kantor berita negara yang memiliki jangkauan luas.
“Program merdeka belajar yang mengharuskan mahasiswa berada di luar kampus selama enam bulan atau sama dengan 20 SKS tentu dapat disinergikan,” kata dia.
Kantor Berita ANTARA menjalin kerja sama nota kesepakatan dengan Universitas Negeri Padang (UNP) yang ditandatangani Jaka S Suryo dan Refnaldi di Hotel UNP Padang, Jumat (23/6).
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: ANTARA ajak mahasiswa di Padang berperan tangkal penyebaran hoaks
Direktur Komersial Pengembangan Bisnis dan Teknologi Kantor Berita ANTARA, Jaka S Suryo, dalam kegiatan ANTARA Goes to Campus di Padang, Jumat, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian misi dari Kantor Berita ANTARA dalam mencerahkan, mendidik dan mempersatukan bangsa.
Ia mengatakan topik kali ini adalah menangkal berita hoaks, apalagi menjelang tahun politik ini penyebaran berita ini akan semakin banyak.
Dalam hal ini pihaknya mengajak mahasiswa sebagai garda terdepan agar tidak buru-buru menyebarkan berita namun harus dibaca dan diteliti terlebih dahulu.
“Anak muda ini yang akan mengajak keluarga dan lingkungan mereka agar melakukan verifikasi ulang terhadap informasi yang mereka dapatkan sebelum menyebar kepada khalayak melalui media sosial,” kata dia.
Selain itu Kantor Berita ANTARA garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa. Kantor berita ini menjadi bagian perjuangan kemerdekaan dan saat ini menjadi yang terdepan dalam menjaga keberagaman.
“Tahun politik tidak harus memisahkan kita sesama anak bangsa namun siapa yang menjadi pemenang adalah pemimpin kita. Bangsa ini punya syarat jadi bangsa besar dengan bersatu,” kata dia.
Kantor Berita ANTARA sendiri memiliki bisnis selain di bidang pemberitaan namun juga di bidang data riset yang dapat dimanfaatkan kampus terutama fakultas ekonomi bagaimana menggunakan data untuk memperkuat kelas menengah yang ada di Indonesia.
“Kami juga memiliki program merdeka belajar yang dapat dimanfaatkan kampus dalam mendidik mahasiswa mereka,” kata dia.
Wakil Rektor I UNP, Dr Refnaldi, mengatakan, kerja sama ini cukup bagus karena UNP dapat melebarkan aktifitas merdeka belajar yang telah dicanangkan kementerian. “Kami banyak program dengan beragam lembaga dan BUMN," katanya.
Ia mengatakan ini peluang UNP untuk memanfaatkan program kampus merdeka atau aktifitas lain
“Selain itu kerja sama di bidang pemberitaan tentu sangat dibutuhkan terlebih UNP tengah melakukan internasionalisasi program studi sehingga butuh pemberitaan yang dapat diakses dunia,” kata dia.
Wakil Dekan Falkultas Ekonomi Bisnis UNP, Dr Marwan, kerja sama dengan Kantor Berita ANTARA ini menarik karena merupakan kantor berita negara yang memiliki jangkauan luas.
“Program merdeka belajar yang mengharuskan mahasiswa berada di luar kampus selama enam bulan atau sama dengan 20 SKS tentu dapat disinergikan,” kata dia.
Kantor Berita ANTARA menjalin kerja sama nota kesepakatan dengan Universitas Negeri Padang (UNP) yang ditandatangani Jaka S Suryo dan Refnaldi di Hotel UNP Padang, Jumat (23/6).
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: ANTARA ajak mahasiswa di Padang berperan tangkal penyebaran hoaks
Pewarta : Mario Sofia Nasution
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Hoaks "BPN Tanah Gratis" beredar di TikTok, Kementerian ATR/BPN imbau masyarakat waspada
20 August 2025 16:23 WIB
Waspada hoaks, Bank Nagari imbau masyarakat tak tertipu modus kejahatan perbankan
03 August 2025 17:17 WIB
BMKG luruskan isu bumi akan gelap enam menit karena gerhana matahari pada 2 Agustus
01 August 2025 18:59 WIB