Bupati : Indikator sosial ekonomi Dharmasraya membaik pasca COVID-19
Jumat, 24 Maret 2023 16:09 WIB
Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan. (ANTARA/Ilka Jensen)
Pulau Punjung (ANTARA) - Indikator Sosial Ekonomi Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) cenderung membaik pasca COVID-19 jika dilihat dari angka pertumbuhan ekonomi, pembangunan manusia, dan penurunan angka kemiskinan.
"Dilihat dari indikator yang ada sosial ekonomi menunjukkan angka menggembirakan untuk pertumbuhan ekonomi kita, seperti pada sektor pertanian, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan penurunan angka kemiskinan," kata Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, dalam keterangan tertulis yang diterima di Pulau Punjung, Jumat.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Indonesia (BPS), kata dia pertumbuhan ekonomi Dharmasraya yang sempat bertahan di angka -1,39 persen pada puncak Pandemi COVID-19 tahun 2020, mulai tumbuh signifikan menjadi 3,42 persen sampai 2022.
Sementara, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Dharmasraya pada 2022 tergolong dalam kategori tinggi di angka 72,30, naik dari sebelumnya hanya 71,76. Dharmasraya juga tercatat sebagai Kabupaten dengan IPM tertinggi diantara daerah otonom baru hasil pemekaran 2004.
Sementara persentase penduduk miskin Dharmasraya tahun 2022 juga menunjukkan angka terendah sejak tahun 2018. Pada tahun ini penduduk miskin tercatat hanya 5,56 persen, menurun dari tahun sebelumnya di angka 66,7 persen.
"Pertanian, kehutanan dan perikanan merupakan sektor yang paling berpengaruh terhadap perekonomian Dharmasraya, yakni 27,50 persen, seiring juga stabilnya harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit, yang merupakan komoditi unggulan Dharmasraya," ungkap dia.
Menurut dia sektor ekonomi memang fokus utama Pemkab Dharmasraya dalam menghadapi COVID-19 yang berlangsung hampir dua tahun belakangan.
Menurutnya Pemkab Dharmasraya tetap mengutamakan program-program yang dapat menjaga stabilitas ekonomi masyarakat guna mengurangi dampak negatif COVID-19, meskipun pemerintah melakukan penyesuaian anggaran untuk bantuan sosial.
Kemudian, selain sektor pertanian, kehutanan dan perikanan, kata dia pemkab setempat juga berusaha agar sektor UMKM tetap berjalan, walaupun dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
"Kami menyadari sektor UMKM berpengaruh terhadap stabilitas ekonomi masyarakat selama pandemi, oleh karenanya kita jaga agar tetap berjalan sebagaimana mestinya," katanya.
"Dilihat dari indikator yang ada sosial ekonomi menunjukkan angka menggembirakan untuk pertumbuhan ekonomi kita, seperti pada sektor pertanian, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan penurunan angka kemiskinan," kata Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, dalam keterangan tertulis yang diterima di Pulau Punjung, Jumat.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Indonesia (BPS), kata dia pertumbuhan ekonomi Dharmasraya yang sempat bertahan di angka -1,39 persen pada puncak Pandemi COVID-19 tahun 2020, mulai tumbuh signifikan menjadi 3,42 persen sampai 2022.
Sementara, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Dharmasraya pada 2022 tergolong dalam kategori tinggi di angka 72,30, naik dari sebelumnya hanya 71,76. Dharmasraya juga tercatat sebagai Kabupaten dengan IPM tertinggi diantara daerah otonom baru hasil pemekaran 2004.
Sementara persentase penduduk miskin Dharmasraya tahun 2022 juga menunjukkan angka terendah sejak tahun 2018. Pada tahun ini penduduk miskin tercatat hanya 5,56 persen, menurun dari tahun sebelumnya di angka 66,7 persen.
"Pertanian, kehutanan dan perikanan merupakan sektor yang paling berpengaruh terhadap perekonomian Dharmasraya, yakni 27,50 persen, seiring juga stabilnya harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit, yang merupakan komoditi unggulan Dharmasraya," ungkap dia.
Menurut dia sektor ekonomi memang fokus utama Pemkab Dharmasraya dalam menghadapi COVID-19 yang berlangsung hampir dua tahun belakangan.
Menurutnya Pemkab Dharmasraya tetap mengutamakan program-program yang dapat menjaga stabilitas ekonomi masyarakat guna mengurangi dampak negatif COVID-19, meskipun pemerintah melakukan penyesuaian anggaran untuk bantuan sosial.
Kemudian, selain sektor pertanian, kehutanan dan perikanan, kata dia pemkab setempat juga berusaha agar sektor UMKM tetap berjalan, walaupun dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
"Kami menyadari sektor UMKM berpengaruh terhadap stabilitas ekonomi masyarakat selama pandemi, oleh karenanya kita jaga agar tetap berjalan sebagaimana mestinya," katanya.
Pewarta : Ilka Jensen
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Antisipasi pencurian kendaraan bermotor selama Ramadhan, Satreskrim Polres Dharmasraya optimalkan ini
12 February 2026 16:44 WIB
Korda MBG Muhammadiyah Dharmasraya kunjungi penerima manfaat terpapar MBG, Ketua : bentuk dukungan moral
11 February 2026 4:14 WIB
Perkuat pengawasan internal, Bupati Dharmasraya tunjuk jaksa jabat inspektur daerah
10 February 2026 13:00 WIB
OVOP Dharmasraya diluncurkan, dorong produk unggulan desa dan daya saing UMKM
20 January 2026 13:35 WIB
Survei Polstra: Kepemimpinan perempuan Annisa--Leli diterima publik, 75,6 persen warga Dharmasraya puas
08 January 2026 6:56 WIB
Resmikan Samsat Nagari di Dharmasraya, Wagub Vasko : Wajib permudah masyarakat bayar pajak
07 January 2026 19:59 WIB
Bupati Dharmasraya berpesan tak perlu kirim karangan bunga ulang tahun, diganti bibit tanaman
30 December 2025 16:45 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Harga emas Antam Sabtu (14/02/2026) hari ini naik Rp50 ribu jadi Rp2,954 juta per gram
14 February 2026 9:44 WIB
Sabtu (14/02/2026) hari ini, emas UBS Rp2,961 juta per gr, Galeri24 Rp2,938 juta per gr
14 February 2026 6:25 WIB
Jumat (13/02/2026) pagi emas UBS Rp3,008 juta/gr dan Galeri24 Rp2,992 juta/gr
13 February 2026 8:29 WIB
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB
Harga Emas Antam turun Rp7.000 ke angka Rp2,947 juta per gram, Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:32 WIB
Simak harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian yang naik Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:09 WIB
Harga emas Antam Selasa (10/02/2026) hari ini naik Rp14.000 menjadi Rp2,954 juta/gram
10 February 2026 10:00 WIB
Selasa (10/02/2026) hari ini emas UBS Rp2,993 juta/gr dan Galeri24 Rp2,979 juta/gr
10 February 2026 9:02 WIB