Dua pedagang tewas tertimbun longsor
Senin, 20 Maret 2023 20:17 WIB
Tempat kejadian longsor yang menewaskan dua pedagang di lokasi wisata Curug Cilember Puncak, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (20/3/2023). (ANTARA/HO-Humas Polres Bogor)
Kabupaten Bogor (ANTARA) - Dua pedagang, Bustomi (32) dan Pipih (30), meninggal dunia setelah tertimpa material longsor di lokasi wisata Curug Cilember Puncak, Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin.
"Pukul 12.30 WIB terjadi bencana tanah longsor yang bertempat di parkiran wisata Curug Cilember Kampung Bungur yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia," kata Kapolsek Megamendung, Polres Bogor AKP Edy Santosa di Bogor.
Ia menyebutkan Bustomi dan Pipih yang merupakan pedagang basreng saat itu sedang berteduh di tempat berjualan ketika hujan dengan intensitas tinggi.
"Tiba-tiba terjadi tanah longsor yang menimpa mereka, kedua korban yang tertimpa longsor meninggal dunia," ungkapnya.
Edy menjelaskan kedua korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Paru Goenawan (RSPG) setelah berhasil dievakuasi dari material longsoran. Namun, nyawanya tak tertolong.
"Baik personel Polsek Megamendung dan koramil juga perangkat desa Kecamatan Megamendung mendatangi TKP dan melihat benar adanya longsor yang mengakibatkan adanya dua orang korban, pihak keluarga korban telah diberitahukan dan menerima bahwa ini sebuah ujian cobaan," kata dia.
Hingga Senin petang, kata dia, kedua korban masih berada di rumah sakit untuk pemeriksaan dan proses pembersihan sembari menunggu dijemput oleh pihak keluarga.
"Pukul 12.30 WIB terjadi bencana tanah longsor yang bertempat di parkiran wisata Curug Cilember Kampung Bungur yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia," kata Kapolsek Megamendung, Polres Bogor AKP Edy Santosa di Bogor.
Ia menyebutkan Bustomi dan Pipih yang merupakan pedagang basreng saat itu sedang berteduh di tempat berjualan ketika hujan dengan intensitas tinggi.
"Tiba-tiba terjadi tanah longsor yang menimpa mereka, kedua korban yang tertimpa longsor meninggal dunia," ungkapnya.
Edy menjelaskan kedua korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Paru Goenawan (RSPG) setelah berhasil dievakuasi dari material longsoran. Namun, nyawanya tak tertolong.
"Baik personel Polsek Megamendung dan koramil juga perangkat desa Kecamatan Megamendung mendatangi TKP dan melihat benar adanya longsor yang mengakibatkan adanya dua orang korban, pihak keluarga korban telah diberitahukan dan menerima bahwa ini sebuah ujian cobaan," kata dia.
Hingga Senin petang, kata dia, kedua korban masih berada di rumah sakit untuk pemeriksaan dan proses pembersihan sembari menunggu dijemput oleh pihak keluarga.
Pewarta : M Fikri Setiawan
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PTBA revitalisasi GPK Ombilin Sawahlunto senilai Rp22 miliar dukung wisata heritage
13 February 2026 16:07 WIB
Pariaman upayakan percepat pemulihan ekonomi dampak bencana dengan perbanyak kegiatan wisata
28 January 2026 18:02 WIB
Objek wisata di Padang Pariaman mulai dikunjungi wisatawan pasca terdampak bencana
26 January 2026 11:19 WIB
Kunjungan wisatawan menurun, pelaku wisata Ngarai Sianok berharap dukungan pemerintah
05 January 2026 14:34 WIB
Terpopuler - Siaga Bencana
Lihat Juga
Menteri PU tiga hari pantau rehab-rekon daerah terdampak bencana di Sumbar
29 January 2026 15:58 WIB
23 personel Marinir menjadi korban dalam bencana tanah longsor di Bandung Barat
26 January 2026 20:24 WIB
Duka daerah tetangga "Kota Kembang", 80 korban longsor di Cisarua masih dicari
25 January 2026 12:23 WIB
TNI-BNPB kebut pengerjaan huntara bagi warga terdampak tanah bergerak Sumbar
23 January 2026 22:26 WIB
Presiden Prabowo tegaskan bencana Sumatera tak nasional, tapi ditangani serius
01 January 2026 14:47 WIB
Dana untuk bangun kembali daerah terdampak bencana dialokasikan, ini penjelasan Purbaya
30 December 2025 16:34 WIB