Batusangkar (ANTARA) - Camat Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar, Arianto dilaporkan meninggal dunia di Rumah Sakit Sansani, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau pada Minggu (26/2) pagi.

Hal itu disampaikan Bupati Tanah Datar Eka Putra di rumah sakit tersebut didampingi Sekretaris Daerah Iqbal Ramadi Payana, Ketua Tim Penggerak PKK Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra, dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Kabupaten Tanah Datar.

"Innalillahi wa innaillai rajiun, hari ini kita Pemerintah Daerah Tanah Datar sedang berduka yang sangat dalam atas wafatnya salah seorang pegawai terbaik kita, yaitu Camat Sungai Tarab, Bapak Arianto di usia 47 tahun," kata Bupati.

Ia mengatakan, mewakili Pemerintah Daerah juga sebagai pribadi menyampaikan ucapan maaf kepada seluruh yang hadir melayat dan seluruh pihak yang berkaitan dengan almarhum.

"Saya sebagai Bupati memohon maaf kepada perantau Ikatan Keluarga Tanah Datar, maupun Ikatan Keluarga Lintau Buo yang di kota Pekanbaru, dan juga teman-teman yang hadir pada hari ini datang melepas jenazah mohon  dimaafkan, semoga almarhum husnul khotimah," katanya.

Sementara itu dr. Putri, pihak yang menangani almarhum Arianto di Rumah Sakit Sansani, menjelaskan dari kondisi fisik bersangkutan saat tiba di rumah sakit, almarhum diduga meninggal satu atau dua jam sebelumnya.

Sementara untuk penyebab kematian almarhum Arianto kata dia, tidak bisa ditetapkan tanpa dilakukan otopsi.

"Almarhum datang jam empat, kita lakukan kompresi jantung, resusitasi jantung paru dua siklus, setelah itu kita pastikan dengan rekam jantung akhir kita tidak lihat ada irama jantung, kita rekam, kita nyatakan meninggal,” katanya.

"Untuk penyebab dari kematiannya itu cuma bisa didapat dari pemeriksaan lambung mayat atau otopsi dari dokter forensik, kalau dari fisik kita tidak dapat ditetapkan," tambahnya.

Diketahui, sejumlah Camat dan Wali Nagari di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah dan perantau akan menghadiri peluncuran kalender event tahun 2023 di Pekanbaru, pada Minggu, 26/2 malam.
 

Pewarta : Etri Saputra
Editor : Mario Sofia Nasution
Copyright © ANTARA 2024