Dua ruas jalan di Solok Selatan beralih status
Rabu, 15 Februari 2023 16:48 WIB
Bupati Solok Selatan, Khairunas (dua kiri), foto bersama pimpinan DPRD usai pembukaan musrenbang kecamatan di Kecamatan Pauh Duo, Solok Selatan, Rabu (15/2). (ANTARA/Joko Nugroho)
Padang Aro (ANTARA) - Bupati Solok Selatan, Sumatera Barat, Khairunas, mengungkapkan bahwa dua ruas jalan di daerah itu telah beralih status menjadi jalan nasional dan provinsi.
"Ruas jalan Sungai Kunyit menuju Sungai Rumbai, Dharmasraya, yang dulu jalan provinsi kini berstatus jalan nasional," katanya saat membuka Musrenbang Kecamatan Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan, di Alam Pauh Duo, Rabu.
Dengan perubahan status ini, katanya jalan yang merupakan jalur terdekat ke Lintas Sumatera itu akan menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.
"Yang saat ini BKK (bantuan keuangan khusus) provinsi, dengan perubahan ini akan ditindaklanjuti melalui DAK," ujarnya.
Sementara ruas jalan Taluak Air Putih hingga Tahap 1 Sungai Sungkai, yang sebelumnya merupakan jalan kabupaten, kini telah diambil alih oleh provinsi.
Dalam kesempatan itu ia mengungkapkan bahwa Kementerian PUPR melalui Balai Jalan mengalokasikan Rp87 miliar untuk jalan nasional Padang-Kerinci mulai dari Air Dingin Kabupaten Solok hingga ke Letter W Kabupaten Solok Selatan.
Untuk itu, katanya akan dilakukan pelebaran jalan mulai dari Pauh Duo hingga ibu kota kabupaten, yakni Padang Aro, menjadi 12 meter.
"Yang menjadi titik terberat itu di jalan ibu kota," katanya.
Ia berharap dengan perbaikan jalan nasional Padang-Kerinci ini akan memangkas jarak tempuh dari pusat ibu kota provinsi ke ibu kota Solok Selatan, Padang Aro, dari 4 jam menjadi 3 jam.
Ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah kabupaten setempat telah melakukan pembukaan jalan Simancuang - Sungai Sirih melalui program satu kecamatan satu ekskavator yang bisa dikerjakan hingga tuntas.
"Peningkatan jalan Simancuang - Sungai Sirih akan kita lakukan tahun ini dengan anggaran Rp1,1 miliar," ujarnya
Pada 2022, katanya jalan Sungai Kapua- Simancuang yang sebelumnya sulit dilewati sudah diaspal dan akan dilanjutkan pada tahun ini dengan anggaran sekitar Rp2,4 miliar.
Selain kedua ruas jalan tersebut, katanya pada tahun ini pemkab menyediakan anggaran sebesar Rp3,9 miliar untuk peningkatan jalan Kampung Baru Taratak Tinggi – Pekonina, Jalan Pakan Selasa – Pekan Sabtu dan Jalan Lingkar Hot Water Boom yang merupakan Objek Wisata Prioritas Kabupaten Solok Selatan.
"Ruas jalan Sungai Kunyit menuju Sungai Rumbai, Dharmasraya, yang dulu jalan provinsi kini berstatus jalan nasional," katanya saat membuka Musrenbang Kecamatan Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan, di Alam Pauh Duo, Rabu.
Dengan perubahan status ini, katanya jalan yang merupakan jalur terdekat ke Lintas Sumatera itu akan menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.
"Yang saat ini BKK (bantuan keuangan khusus) provinsi, dengan perubahan ini akan ditindaklanjuti melalui DAK," ujarnya.
Sementara ruas jalan Taluak Air Putih hingga Tahap 1 Sungai Sungkai, yang sebelumnya merupakan jalan kabupaten, kini telah diambil alih oleh provinsi.
Dalam kesempatan itu ia mengungkapkan bahwa Kementerian PUPR melalui Balai Jalan mengalokasikan Rp87 miliar untuk jalan nasional Padang-Kerinci mulai dari Air Dingin Kabupaten Solok hingga ke Letter W Kabupaten Solok Selatan.
Untuk itu, katanya akan dilakukan pelebaran jalan mulai dari Pauh Duo hingga ibu kota kabupaten, yakni Padang Aro, menjadi 12 meter.
"Yang menjadi titik terberat itu di jalan ibu kota," katanya.
Ia berharap dengan perbaikan jalan nasional Padang-Kerinci ini akan memangkas jarak tempuh dari pusat ibu kota provinsi ke ibu kota Solok Selatan, Padang Aro, dari 4 jam menjadi 3 jam.
Ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah kabupaten setempat telah melakukan pembukaan jalan Simancuang - Sungai Sirih melalui program satu kecamatan satu ekskavator yang bisa dikerjakan hingga tuntas.
"Peningkatan jalan Simancuang - Sungai Sirih akan kita lakukan tahun ini dengan anggaran Rp1,1 miliar," ujarnya
Pada 2022, katanya jalan Sungai Kapua- Simancuang yang sebelumnya sulit dilewati sudah diaspal dan akan dilanjutkan pada tahun ini dengan anggaran sekitar Rp2,4 miliar.
Selain kedua ruas jalan tersebut, katanya pada tahun ini pemkab menyediakan anggaran sebesar Rp3,9 miliar untuk peningkatan jalan Kampung Baru Taratak Tinggi – Pekonina, Jalan Pakan Selasa – Pekan Sabtu dan Jalan Lingkar Hot Water Boom yang merupakan Objek Wisata Prioritas Kabupaten Solok Selatan.
Pewarta : Joko Nugroho
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dampak perang Timur Tengah dan penerbangan pemain diaspora jelang FIFA Series
06 March 2026 21:22 WIB
5.301 warga Pasaman Barat terdampak penonaktifan PBI JK, BPJS sosialisasikan reaktivasi
28 February 2026 15:58 WIB
Wamen ATR/Waka BPN apresiasi peran strategis MAPPI dalam sistem penilaian nasional
27 February 2026 15:06 WIB
Nilai Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) tinggi, Padang dapat penghargaan nasional
24 February 2026 18:23 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Harga emas Antam Selasa (10/03/2026), naik Rp8.000 ke angka Rp3,047 juta/gram
10 March 2026 9:52 WIB
Harga emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian pada Selasa (10/03/2026) kompak turun
10 March 2026 9:14 WIB
Harga emas Antam pada Senin (09/03/2026) anjlok Rp55.000 jadi Rp3,004 juta/gram
09 March 2026 9:24 WIB