Lubukbasung (ANTARA) - Tim Gabungan Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat menghentikan proses pencarian Damsir Bagindo Basa (80) warga Jorong Gantiang Koto Tuo, Nagari Canduang Koto Laweh, Kecamatan Candung, dilaporkan hilang semenjak Minggu (29/1). 

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam Bambang Warsito di Lubukbasung, Minggu, mengatakan pencarian korban dihentikan Minggu (5/2) pada pukul 12.00 WIB setelah tujuh hari dilakukan pencarian. 

"Korban belum juga ditemukan dan berdasarkan kesepakatan Tim Gabungan bersama pihak keluarga, untuk proses pencarian resmi dihentikan pada Minggu (5/2) sekitar pukul 12.00 WIB," katanya. 

Ia mengatakan, pencarian korban melibatkan BPBD Agam, Satpol PP Damkar, Polres Bukittinggi, pemerintah kecamatan, perintah nagari, Kelompok Siaga Bencana (KSB) dan masyarakat.

Tim gabungan mencari keberadaan korban di sekitar rumah, kebun dan daerah lainnya. 

"Tim menelusuri perkebunan, perkampungan dan lokasi lain dalam mencari korban, namun tidak kunjung di temukan," katanya. 

Ia menceritakan, korban meninggalkan rumahnya pada Minggu (29/1) sekitar pukul 08.30 WIB. Anak korban sudah mencoba untuk mencari korban, namun tidak kunjung ditemukan. 

Informasi terakhir, tambahnya, korban dilihat warga di sekitar Lakuak Bunta atau dilereng Gunung Merapi pada Minggu (29/1) sekitar pukul 16.00 WIB. 

Setelah itu, KSB Canduang melaporkan kejadian itu ke BPBD Agam pada Selasa (31/1) sekitar pulul 07.00 WIB. 

Mendapatkan informasi itu, ia langsung mengerahkan anggota Satgas ke lokasi untuk mencari korban. 

"Saya langsung mengerahkan anggota Satgas untuk mencari korban, namun korban tidak kunjung ditemukan," katanya. 

Pewarta : Ari Yusrizal
Editor : Mario Sofia Nasution
Copyright © ANTARA 2024