Padang (ANTARA) -
Pembalap sepeda dari berbagai negara di antaranya Belanda, Thailand, Malaysia, Singapura dan Indonesia dipastikan mengikuti ajang balap sepeda Jelajah Cycling Series Minang 2023 yang akan digelar pada 4 Maret 2023.
 
"Saat ini dari target 500 peserta, 236 orang sudah mendaftar. Di antaranya pembalap dari luar negeri yang antusias menjajal trek sepanjang 112 kilometer dari Padang hingga Istana Pagaruyung via Sitinjau Lauik," kata penyelenggara kegiatan, Pipin Purnawan di Padang, Sabtu.
 
Para pembalap yang telah mendaftar tidak hanya terbatas pada pembalap dewasa saja, tetapi juga pembalap junior dan penggemar sepeda.
 
"Tim balap sepeda yang ikut serta sepertinya juga menggunakan ajang ini untuk mengasah kemampuan pembalap muda. Ini pun sesuai dengan keinginan kita karena itu kita siapkan beberapa kategori dalam Jelajah Cycling Minang Series 2023 ini termasuk untuk penggemar," katanya.
 
Jelajah Cycling Series Minang 2023, memiliki lisensi dari Union Cycliste Internationale (UCI), induk organisasi sepeda dunia. Karena itu kegiatan tersebut memiliki nama resmi UCI Gran Fondo – Jelajah Cycling Series Minang 2023.
 
Balap sepeda itu dibagi dalam delapan kategori yaitu Men Elit 19 tahun ke atas, Junior 17 tahun (17-18 tahun), Open (19-29 tahun), Master A (30-39 tahun), Master B (40-49 tahun), Master C (50-59 tahun), Women Elite (19 tahun) dan Women Master (30 tahun ke atas).
 
Setiap kategori ada 10 pemenang. Selain itu untuk masing-masing kategori juga akan ditantang untuk mendapatkan gelar King Of Mountain (KOM) atau raja tanjakan yang akan dilombakan di titik Sitinjau Laut serta Raja Sprint yang akan digelar di pinggiran Danau Singkarak.
 
Semua pemenang akan memperebutkan total hadiah yang telah disiapkan panitia sebesar Rp502,5 juta.
 
Pipin menyebut saat ini pendaftaran masih dibuka hingga 11 Februari 2023 di laman jelajahcyclingseries.id. Pembalap atau penggemar bisa mendaftar dengan biaya pendaftaran Rp1.750.000.
 
Dengan biaya sebesar itu, peserta akan mendapatkan jersey terbaik, cap, medali, asuransi dan refreshment yang sangat baik selama perjalanan.
 
Sementara itu panitia penyelenggara lainnya, Ardiyansyah Jafar mengatakan pihaknya sengaja menggelar balap sepeda di Sumatera Barat karena telah memiliki sejarah yang panjang dengan Tour de Singkarak. Artinya masyarakat sudah siap dan SDM yang paham dengan balap sepeda juga sudah tersedia.
 
Dengan alasan itu, Sumbar dinilai aman dan nyaman untuk pelaksanaan balap sepeda yang melibatkan ratusan orang. Sayangnya, hingga hari ini belum satupun pembalap asal Sumbar yang mendaftar dalam ajang tersebut.
 
Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy mengatakan pemerintah daerah siap memberikan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan yang menghadirkan banyak orang di provinsi itu.
 
Ia menyebut itu sejalan dengan program Visit Beautiful West Sumatera 2023 yang tengah digelar untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sumbar.*
 


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pembalap dari lima negara ikuti Jelajah Cycling Series Minang 2023

Pewarta : Miko Elfisha
Editor : Joko Nugroho
Copyright © ANTARA 2024