China serukan Israel tahan diri untuk cegah konflik semakin tak terkendali dengan Palestina
Selasa, 31 Januari 2023 6:29 WIB
Seorang tentara Israel menembakkan tabung gas air mata ke arah sejumlah pengunjuk rasa Palestina dalam bentrokan di Desa Beit Dajan, sebelah timur Nablus, Tepi Barat, Jumat (29/7/2022). Unjuk rasa tersebut dilakukan untuk menentang perluasan permukiman Yahudi di kawasan itu. (ANTARA FOTO/Xinhua/Ayman Nobani/rwa.)
Beijing, (ANTARA) - China menyerukan kepada semua pihak, khususnya Israel, untuk mencegah situasi konflik dengan Palestina semakin tidak terkendali.
Prioritas yang mendesak dilakukan adalah meredakan situasi, demikian keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri China (MFA) diterima di Beijing, Senin.
China terus mengikuti ketegangan antara Palestina dan Israel yang makin meningkat akhir-akhir ini.
"Kami sangat sedih jatuhnya korban jiwa dari warga sipil akibat konflik Palestina-Israel. Kami mengutuk semua serangan teroris yang menyasar warga sipil dan menentang penggunaan kekuatan yang berlebihan," demikian MFA.
Pernyataan tersebut untuk menanggapi serangan Israel di Jenin, Tepi Barat, yang menewaskan lebih dari sepuluh warga Palestina pada Kamis (26/1) dan serangan teroris terhadap salah satu tempat ibadah di Yerusalem Timur pada Jumat (27/1).
Menurut MFA, konflik Palestina-Israel telah berulang kali terjadi karena kedua belah pihak belum mencapai kesepakatan dan aspirasi rakyat Palestina untuk mendirikan negara juga beberapa kali ditolak.
MFA mengajak komunitas internasional bertindak bersama untuk mendorong dimulainya kembali pembicaraan damai antara Palestina dan Israel.
China akan terus bekerja keras dalam mengatasi masalah Palestina yang komprehensif, adil, dan berkelanjutan, demikian MFA. (*)
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: China serukan Israel tahan diri
Prioritas yang mendesak dilakukan adalah meredakan situasi, demikian keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri China (MFA) diterima di Beijing, Senin.
China terus mengikuti ketegangan antara Palestina dan Israel yang makin meningkat akhir-akhir ini.
"Kami sangat sedih jatuhnya korban jiwa dari warga sipil akibat konflik Palestina-Israel. Kami mengutuk semua serangan teroris yang menyasar warga sipil dan menentang penggunaan kekuatan yang berlebihan," demikian MFA.
Pernyataan tersebut untuk menanggapi serangan Israel di Jenin, Tepi Barat, yang menewaskan lebih dari sepuluh warga Palestina pada Kamis (26/1) dan serangan teroris terhadap salah satu tempat ibadah di Yerusalem Timur pada Jumat (27/1).
Menurut MFA, konflik Palestina-Israel telah berulang kali terjadi karena kedua belah pihak belum mencapai kesepakatan dan aspirasi rakyat Palestina untuk mendirikan negara juga beberapa kali ditolak.
MFA mengajak komunitas internasional bertindak bersama untuk mendorong dimulainya kembali pembicaraan damai antara Palestina dan Israel.
China akan terus bekerja keras dalam mengatasi masalah Palestina yang komprehensif, adil, dan berkelanjutan, demikian MFA. (*)
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: China serukan Israel tahan diri
Pewarta : M. Irfan Ilmie
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menyentuh Hati: Warga Palestina kirim bantuan untuk korban banjir di Sumbar
06 December 2025 16:18 WIB
Aksi bela dan konser amal Opick dari Padang Panjang untuk Palestina kumpulkan donasi Rp.310 juta
23 November 2025 18:52 WIB
Pemkot Bukittinggi ungkap donasi untuk Palestina bersama Band Wali capai Rp 845 juta
20 October 2025 13:46 WIB