Pemkab Solok Selatan usulkan 3.289 UMKM terima BPUM
Senin, 10 Oktober 2022 11:45 WIB
Kepala Bidang Koperasi dan UKM Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Solok Selatan Azizah Mutia. (ANTARA/Erik IA)
Padang Aro, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat mengusulkan 3.289 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menerima Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) guna memperkuat usaha mereka.
"Sebanyak 3.289 data UMKM ini dikirim dalam tiga tahap dan setelah diverifikasi oleh Kementerian ada 2.292 UMKM datanya tidak valid sehingga dikembalikan pusat untuk diperbaiki," kata Kepala Bidang Koperasi dan UKM Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Solok Selatan Azizah Mutia, di Padang Aro, Senin.
Dia menjelaskan, data UMKM yang diusulkan untuk memperoleh BPUM 2022 dimintakan ke Nagari sehingga mereka diminta memperbaiki lagi data yang tidak valid.
Pengusulan UMKM penerima BPUM katanya, dimintakan ke pemerintah terbawah yaitu Nagari supaya semua UMKM yang belum pernah mendapatkan bantuan ini bisa berkesempatan.
"Penerima BPUM 2022 memang diutamakan yang belum pernah memperoleh di tahun sebelumnya," ujarnya.
Dia mengatakan, pengusulan 3.289 UMKM menerima BPUM dilakukan tiga tahap dimana yang pertama sebanyak 1.880, tahap dua 993 dan tahap tiga 416 UMKM.
Pengusulan UMKM penerima BPUM dilakukan tiga tahap karena ada perpanjangan waktu oleh pemerintah pusat.
Pada 2021 pelaku UMKM di Kabupaten Solok Selatan mendapat BPUM sebanyak 8.768.
Pemerintah mendorong pelaku UKM untuk memanfaatkan bantuan BPUM untuk memperkuat usahanya sehingga bisa menambah pendapatan berkelanjutan.
"BPUM bertujuan untuk memajukan UKM secara berkelanjutan sehingga dananya harus dimanfaatkan untuk menguatkan usaha," ujarnya. (*)
"Sebanyak 3.289 data UMKM ini dikirim dalam tiga tahap dan setelah diverifikasi oleh Kementerian ada 2.292 UMKM datanya tidak valid sehingga dikembalikan pusat untuk diperbaiki," kata Kepala Bidang Koperasi dan UKM Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Solok Selatan Azizah Mutia, di Padang Aro, Senin.
Dia menjelaskan, data UMKM yang diusulkan untuk memperoleh BPUM 2022 dimintakan ke Nagari sehingga mereka diminta memperbaiki lagi data yang tidak valid.
Pengusulan UMKM penerima BPUM katanya, dimintakan ke pemerintah terbawah yaitu Nagari supaya semua UMKM yang belum pernah mendapatkan bantuan ini bisa berkesempatan.
"Penerima BPUM 2022 memang diutamakan yang belum pernah memperoleh di tahun sebelumnya," ujarnya.
Dia mengatakan, pengusulan 3.289 UMKM menerima BPUM dilakukan tiga tahap dimana yang pertama sebanyak 1.880, tahap dua 993 dan tahap tiga 416 UMKM.
Pengusulan UMKM penerima BPUM dilakukan tiga tahap karena ada perpanjangan waktu oleh pemerintah pusat.
Pada 2021 pelaku UMKM di Kabupaten Solok Selatan mendapat BPUM sebanyak 8.768.
Pemerintah mendorong pelaku UKM untuk memanfaatkan bantuan BPUM untuk memperkuat usahanya sehingga bisa menambah pendapatan berkelanjutan.
"BPUM bertujuan untuk memajukan UKM secara berkelanjutan sehingga dananya harus dimanfaatkan untuk menguatkan usaha," ujarnya. (*)
Pewarta : Erik Ifansyah Akbar
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gubernur Sumbar serahkan bantuan bedah rumah bagi warga kurang mampu di Solok Selatan
07 March 2026 16:07 WIB
Tim Safari Ramadhan 1447 Hijriah Pemkot Solok Turun ke 69 Masjid yang ada di Kota Solok
04 March 2026 6:56 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Seskab sebut Presiden Prabowo instruksikan efisiensi energi pada sektor spesifik
20 March 2026 5:32 WIB
Harga emas Antam Kamis (19/03/2026) turun Rp53.000 jadi Rp2.943.000 per gram
19 March 2026 10:32 WIB