Del Potro dan Isner Melaju ke Final Washington
Minggu, 4 Agustus 2013 20:17 WIB
Washington, (Antara/AFP) - Unggulan teratas Juan Martin Del Potro dan unggulan kedelapan AS John Isner melaju ke final Wahington Terbuka ATP dan WTA melalui kemenangan-kemenangan yang terganggu hujan pada Sabtu (Minggu WIB).
Del Potro yang berada di peringkat ketujuh dunia, juara AS Terbuka 2009 dari Argentina, mengalahkan unggulan ketiga asal Jerman Tommy Haas 7-6 (7/4), 6-3 sedangkan Isner melepaskan 29 ace saat menang 6-7 (7/9), 6-3, 6-4 atas Dmitry Tursunov asal Rusia.
Del Potro, juara Washington 2008 dan 2009, tertinggal 1-4 ketika hujan menghambat berlangsungnya set pertama selama lebih dari tiga jam, namun ia memenangi empat game berikutnya ketika pertandingan diteruskan.
"Penundaan akibat hujan membantu saya untuk bermain lebih baik pada bagian kedua pertandingan," kata Del Potro. "Saya kembali dengan lebih banyak kekuatan pada forehand saya. Itu terlalu banyak untuk Tommy."
Del Potro menyelamatkan set point dengan ace di serve kedua pada game ke-12, dan memenangi tie breaker ketika pukulan backhand Haas terlampau keras.
"Ia mendapatkannya. Tidak ada yang bisa Anda lakukan," kata Haas mengenai ace di serve kedua.
"Penundaah karena hujan merupakan gangguan. Sangat mengganggu saya. Momentum sedang berada pada saya. (Set pertama) akan menjadi milik saya."
Haas melepaskan backhand yang membentur net untuk menyerah pada break di game kedelapan set kedua, dan Del Potro memastikan kemenangannya, memperpanjang rentetan kemenangannya menjadi 13 kemenangan berturut-turut pada ajang lapangan keras berhadiah sebsar 1,76 juta dolar, setelah ia tidak pernah bermain di ibukota AS sejak empat tahun silam.
"Ini menakjubkan setelah empat tahun untuk kembali ke final," kata Del Potro.
Haas tertinggal 0-5 dari Del Potro dan tidak pernah meraih satu set pun dari bintang Amerika Selatan itu.
Isner, yang pada pekan lalu meraih kemenangan di Atlanta, hanya melakukan break pada set keduanya dari nilai pertama setelah gangguan hujan selama lebih dari satu jam di game keempat, dengan melepaskan pukulan forehand.
"Ini hanya mengenai melakukan pemanasan dan memenangi poin," kata Isner. "Saya keluar dengan lebih segar dari penundaan akibat hujan itu. Memenangi poin pertama memberikan saya semua momentum."
Pada set terakhir, Isner melakukan break untuk posisi "love" di game kelima, melepaskan empat ace berturut-turut untuk menyapu bersih game terakhir dan 10 ace secara keseluruhan.
"Pada set ketiga, dengans servenya, saya akan suka melihat seseorang melakukan yang lebih baik daripada yang saya lakukan," kata Tursunov. "Anda benar-benar tidak dapat melihat servenya dengan baik. Itu hanya reaksi. Itu benar-benar banyak menebak dan berharap Anda menaruh raket ke tempat bola itu mengarah."
Isner, peringkat 20 dunia, memuncaki peringkat ATP musiman dengan ace-acenya yakni587 dari 37 pertandingan, dan memiliki catatan ace terbaik di turnamen ini yakni 78 ace pada pekan ini.
"Saya melakukan serve dengan sangat baik selama dua pekan terakhir," kata Isner. "Itulah yang saya bawa. Saya memiliki ritme serve yang sangat bagus saat ini. Saya membawa banyak rasa percaya diri."
Namun ia memiliki rekor 0-3 saat melawan Del Potro, tanpa berhasil meraih satu set pun.
"Melawan Isner, apapun dapat terjadi," kata Del Potro. "Saya harus berhati-hati dengan serve saya dan menemukan cara untuk mengatasi (serve)nya. Terkadang Anda menjadi frsutrasi ketika Anda tidak dapat mengembalikan servenya."
"Ia telah mengembangkan permainannya. Ia tidak pernah gagal melepakan pukulan dari baseline. Ia bergerak seperti seorang pria kecil dan itu membuat dirinya berbahaya."
Del Potro, yang memainkan ajang perdananya sejak menelan kekalahan di semifinal Wimbledon dari Novak Djokovic, mengincar mahkota ATP ke-15 sepanjang karirnya setelah Rotterdam pada Februari. Penampilan final terakhirnya adalah di Indian Wells, di mana ia kalah dari Rafael Nadal.
Isner mencari gelar ATP kedelapan sepanjang karirnya dan mahkota ketiganya tahun ini, setelah sebelumnya ia meraih kemenangan pada April di houston.
Juara bertahan kategori putri Magdalena Rybarikova, unggulan ketujuh dari Slovakia, mengalahkan unggulan ketiga asal Rusia Ekaterina Makarova dengan skor 6-2, 6-0 dan akan menghadapi Andrea Petkovis asal Jerman, yang menang 7-5, 6-3 atas unggulan keempat asal Prancis Alize Cornet. (*/wij)
Pewarta : 34
Editor :
Copyright © ANTARA 2026