Pemkab Pasaman Barat bina koperasi tidak aktif
Jumat, 26 Agustus 2022 13:40 WIB
Dinas Koperasi dan UKM Pasaman Barat terus melakukan pembinaan kepada ratusan koperasi tidak aktif di daerah itu. (Antara/Altas Maulana )
Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat terus melakukan pembinaan terhadap koperasi yang tidak aktif agar menaati aturan perkoperasian yang ada.
"Dari 457 koperasi yang ada di Pasaman Barat sebanyak 269 koperasi tidak aktif dan 198 aktif," kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Pasaman Barat Pahrein di Simpang Empat, Jumat.
Ia mengatakan terhadap koperasi yang tidak aktif pihaknya terus melakukan pembinaan baik segi keuangan, administrasi dan persoalan keanggotaan.
Menurutnya koperasi yang tidak aktif itu disebabkan oleh berbagai permasalahan.
Selain masalah anggota dan pengurus juga persoalan keuangan yang tidak transparan dari pengurus kepada anggota.
Seharusnya, kata dia pengurus harus transparan dan jujur kepada anggota. Sebab, hak tertinggi pada sebuah koperasi berada di tangan anggota.
Jika pengurus koperasi transparan kepada anggota, koperasi akan berjalan dengan baik dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat.
Selain itu koperasi yang tidak aktif tersebut disebabkan dililit permasalahan internal, terutama konflik antara pengurus dan anggota. Namun koperasi ini masih bisa dilakukan pembinaan.
"Jika tiga tahun berturut-turut tidak melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT) maka koperasi itu dianggap tidak aktif. Jika sudah 10 tahun tidak aktif maka bisa dibekukan dengan pengusulan ke pemerintah pusat," sebutnya.
Ia menyebutkan untuk tahun 2021 lalu belasan koperasi sudah dibekukan. Sedangkan untuk tahun 2022 belum ada diusulkan dan pihaknya segara mendata koperasi yang layak dibekukan.
"Selain permasalahan internal, koperasi yang tidak aktif itu juga dipengaruhi oleh dampak COVID-19," ujarnya.
Kemudian kemunculan koperasi tidak aktif itu bersifat dadakan. Pengurus dan kantor koperasi itu saja tidak ada.
Pasaman Barat memiliki potensi di bidang perkebunan, pertanian, dan kelautan yang perlu dikelola dengan sebuah koperasi yang sehat.
"Persoalan inilah yang akan kami benahi, baik harmonisasi antara pengurus dan anggota maupun pembinaan keuangan," katanya.
Sedangkan terhadap koperasi aktif, pihaknya terus melakukan pembinaan, pelatihan dan memfasilitasi untuk melakukan pinjaman kepihak ketiga untuk memajukan usahanya.
"Dari 457 koperasi yang ada di Pasaman Barat sebanyak 269 koperasi tidak aktif dan 198 aktif," kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Pasaman Barat Pahrein di Simpang Empat, Jumat.
Ia mengatakan terhadap koperasi yang tidak aktif pihaknya terus melakukan pembinaan baik segi keuangan, administrasi dan persoalan keanggotaan.
Menurutnya koperasi yang tidak aktif itu disebabkan oleh berbagai permasalahan.
Selain masalah anggota dan pengurus juga persoalan keuangan yang tidak transparan dari pengurus kepada anggota.
Seharusnya, kata dia pengurus harus transparan dan jujur kepada anggota. Sebab, hak tertinggi pada sebuah koperasi berada di tangan anggota.
Jika pengurus koperasi transparan kepada anggota, koperasi akan berjalan dengan baik dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat.
Selain itu koperasi yang tidak aktif tersebut disebabkan dililit permasalahan internal, terutama konflik antara pengurus dan anggota. Namun koperasi ini masih bisa dilakukan pembinaan.
"Jika tiga tahun berturut-turut tidak melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT) maka koperasi itu dianggap tidak aktif. Jika sudah 10 tahun tidak aktif maka bisa dibekukan dengan pengusulan ke pemerintah pusat," sebutnya.
Ia menyebutkan untuk tahun 2021 lalu belasan koperasi sudah dibekukan. Sedangkan untuk tahun 2022 belum ada diusulkan dan pihaknya segara mendata koperasi yang layak dibekukan.
"Selain permasalahan internal, koperasi yang tidak aktif itu juga dipengaruhi oleh dampak COVID-19," ujarnya.
Kemudian kemunculan koperasi tidak aktif itu bersifat dadakan. Pengurus dan kantor koperasi itu saja tidak ada.
Pasaman Barat memiliki potensi di bidang perkebunan, pertanian, dan kelautan yang perlu dikelola dengan sebuah koperasi yang sehat.
"Persoalan inilah yang akan kami benahi, baik harmonisasi antara pengurus dan anggota maupun pembinaan keuangan," katanya.
Sedangkan terhadap koperasi aktif, pihaknya terus melakukan pembinaan, pelatihan dan memfasilitasi untuk melakukan pinjaman kepihak ketiga untuk memajukan usahanya.
Pewarta : Altas Maulana
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Senin (16/02/2025) hari ini tak bergerak
16 February 2026 8:40 WIB
WFA Lebaran 2026 Ditetapkan, Pemerintah Imbau Perusahaan Tak Pangkas Cuti Karyawan
12 February 2026 16:03 WIB
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB
Persib vs Borneo batal bentrok di pekan ke-21, klasemen papan atas tak bergeser
12 February 2026 7:55 WIB
Carrick akui Manchester United tak maksimal saat diimbangi West Ham United
11 February 2026 13:17 WIB
Coach Matias Ibo di Bulan K3 Semen Padang: Latihan Fisik Tak Harus Berat, tapi Harus Konsisten
11 February 2026 12:27 WIB