Padang (ANTARA) - Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X meminta Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di wilayah kerja mereka meningkatkan pelaporan kerja sama melalui aplikasi Sistem Informasi Pelaporan Kerja Sama.

Kepala LLDIKTI Wilayah X Afdalisma dalam keterangan tertulis di Padang, Selasa mengatakan pada saat ini masih  belum berimbang rasio data kerja sama pada aplikasi Sistem Informasi Pelaporan Kerja Sama pada tahun 2021. 

"Angka rata-rata data kerja sama yang dilaporkan oleh setiap PTS masih rendah," kata dia mengungkapkan.

Ia menilai data ini mengindikasikan bahwa implementasi Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) belum optimal.

Hal ini sejalan dengan hasil monev implementasi MBKM yang dilaksanakan oleh Kementerian yang menyatakan bahwa implementasi  MBKM PTS di lingkungan LLDIKTI Wilayah X masih di zona kuning.

Dirinya berharap pelaksanaan melalui Bimtek Fasilitasi Kerja Sama Dalam Kerangka Kampus Merdeka Bagi PTS yang dilaksanakan oleh LLDIKTI Wilayah X di ruang Auditorium gedung Rektorat Universitas Islam Riau di awal Agustus ini berdampak positif terhadap peningkatan kuantitas dan kualitas kerja sama PTS.

Menurut dia PTS mesti meningkatkan kinerja penjalinan kerja sama dengan mitra yang relevan dalam rangka mengimplementasi sembilan kegiatan yang diamanatkan pada Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

Sementara Rektor Universitas Islam Riau Prof Syafrinaldi mengapresiasi LLDIKTI Wilayah X yang telah mempercayai UIR menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan.

Ia berharap agar LLDIKTI Wilayah X dapat membantu memfasilitasi kemajuan UIR khususnya di bidang percepatan peningkatan jabatan fungsional dosen khususnya dari lektor kepala ke guru besar.

"Peningkatan  jumlah guru besar ini akan berdampak signifikan terhadap pencapaian UIR mendapatkan predikat akreditasi unggul dan kualifikasi World Class University," kata dia.

 


Pewarta : Mario Sofia Nasution
Editor : Maswandi
Copyright © ANTARA 2024