Bangunan SMKN 2 Lubukbasung Agam terbakar, kerugian capai Rp3,55 miliar
Jumat, 15 Juli 2022 13:54 WIB
Puluhan siswa sedang melihat api yang menjalar ke bangunan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Lubukbasung, Jumat (15/7). (Antara/Dok SMKN 2 Lubukbasung)
Lubukbasung, (ANTARA) - Bangunan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Lubukbasung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat terbakar pada Jumat (15/7) sekitar pukul 10.20 WIB, total kerugian diperkirakan mencapai Rp3,55 miliar.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Agam, Afri Yunanda di Lubukbasung, Jumat, mengatakan api membakar bangunan rumah dinas, workshop otomotif, mobil praktek, peralatan praktek dan kantin.
"Api berasal dari rumah dinas dalam kondisi kosong dan menjalar ke workshop. Penyebab kebakaran sedang dalam proses penyelidikan oleh pihak berwajib," katanya.
Ia mengatakan, Satpol PP Damkar Agam mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran dengan mengerahkan 20 petugas.
Pemadaman juga melibatkan anggota Satpol PP, TNI, Polres Agam, PMI, pihak sekolah dan masyarakat.
"Anggota berusaha semaksimal mungkin memadamkan api, sehingga api bisa dipadamkan sekitar pukul 12.00 WIB," katanya.
Akibat kejadian itu, SMKN 2 Lubukbasung mengalami kerugian Rp3,55 miliar dan tidak ada korban jiwa.
Sementara Pelaksana Tugas Kepala SMKN 2 Lubukbasung, Daflis Eka Putra menambahkan api sudah besar diketahui dan pihaknya tidak mengetahui penyebab kebakaran itu.
"Kami tidak mengetahui penyebab kebakaran itu dan hanya melihat api sudah besar," katanya.
Ia mengakui, ruangan workshop sedang ada 96 siswa kelas 11 melakukan praktek, mereka langsung berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.
Mereka mencari lokasi lebih aman untuk menyelamatkan diri di komplek sekolah.
"Tidak ada korban jiwa dan siswa dalam kondisi selamat," katanya. (*)
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Agam, Afri Yunanda di Lubukbasung, Jumat, mengatakan api membakar bangunan rumah dinas, workshop otomotif, mobil praktek, peralatan praktek dan kantin.
"Api berasal dari rumah dinas dalam kondisi kosong dan menjalar ke workshop. Penyebab kebakaran sedang dalam proses penyelidikan oleh pihak berwajib," katanya.
Ia mengatakan, Satpol PP Damkar Agam mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran dengan mengerahkan 20 petugas.
Pemadaman juga melibatkan anggota Satpol PP, TNI, Polres Agam, PMI, pihak sekolah dan masyarakat.
"Anggota berusaha semaksimal mungkin memadamkan api, sehingga api bisa dipadamkan sekitar pukul 12.00 WIB," katanya.
Akibat kejadian itu, SMKN 2 Lubukbasung mengalami kerugian Rp3,55 miliar dan tidak ada korban jiwa.
Sementara Pelaksana Tugas Kepala SMKN 2 Lubukbasung, Daflis Eka Putra menambahkan api sudah besar diketahui dan pihaknya tidak mengetahui penyebab kebakaran itu.
"Kami tidak mengetahui penyebab kebakaran itu dan hanya melihat api sudah besar," katanya.
Ia mengakui, ruangan workshop sedang ada 96 siswa kelas 11 melakukan praktek, mereka langsung berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.
Mereka mencari lokasi lebih aman untuk menyelamatkan diri di komplek sekolah.
"Tidak ada korban jiwa dan siswa dalam kondisi selamat," katanya. (*)
Pewarta : Yusrizal
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Adu tinju guru dan siswa di Jambi belum tuntas, berujung saling lapor ke polisi
20 January 2026 13:01 WIB
Taman Budaya Sumatera Barat akan tampilkan Diva Aurel pada Skola Art Fest 2025
24 October 2025 3:58 WIB
PLN Edukasi Siswa SMKN 02 Sawahlunto tentang Keselamatan Ketenagalistrikan
17 September 2025 15:36 WIB
PLN Edukasi Siswa SMKN 02 Sawahlunto tentang Keselamatan Ketenagalistrikan
17 September 2025 11:02 WIB
UPN Bukittinggi laksanakan Edu Resih pencegahan HIV AIDS dengan pemberdayaan LKAAM di SMK 1 Bukittinggi
08 September 2025 10:00 WIB
Hari pertama program makan bergizi gratis di SMKN 1 Lubuk Sikaping disambut antusias siswa
01 September 2025 19:13 WIB
SMKN 1 Lubuk Sikaping kobarkan semangat ketahanan bangsa di hari Pramuka ke-64
15 August 2025 18:21 WIB