​​​​​​​Bukittinggi (ANTARA) -
Kegiatan keagamaan rutin dari Pemkot dan LPTQ Bukittinggi, Sumbar, MTQ ke-40 dibuka secara resmi, pimpinan daerah setempat sumbangkan hadiah dari gajinya selama satu bulan untuk Sang Juara.
 
Sumbangan dari satu bulan gaji itu diberikan Wako Bukittinggi Erman Safar sebagai penyemangat kafilah yang disiapkan mampu memenuhi target juara di MTQ tingkat Provinsi Sumbar selanjutnya.
 
"Kami berharap nantinya para kafilah juga siap untuk menghadapi MTQ tingkat Provinsi Sumbar, kita targetkan Bukittinggi juara, untuk MTQ Bukittinggi ini, saya akan sumbangkan gaji saya satu bulan untuk kafilah yang menjadi juara umum,” kata Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar saat membuka secara resmi kegiatan itu, Senin
 
Erman Safar menyampaikan, implementasi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS SBK) dibuktikan dengan acara keagamaan dibalut dengan kebudayaan. 
 
MTQ salah satu wujud kegiatan hal tersebut dengan Alim Ulama, Niniak Mamak dan Pemerintah berjalan bersama untuk mewujudkan Bukittinggi Hebat Berlandaskan ABS SBK.
 
“Hari ini kita melihat menurunnya kualitas generasi anak kemenakan kita yang berprinsip ABS SBK, untuk itu kita harus bersama sama merubah dan memperbaiki hal ini," katanya.
 
Ia mengatakan Minangkabau sebagai daerah Islam, banyak tokoh ulama yang mengangkat Islam di dunia yang harus dibangkitkan kembali melalui kegiatan kegiatan seperti MTQ.
 
Wako menambahkan, di masa depan harus banyak kegiatan yang pengaruhnya dapat merubah aqidah generasi muda ke arah yang lebih baik. 
 
"MTQ menjadi salah satu langkah yang baik untuk menjadikan generasi muda yang Qur’ani," katanya.
 
Pembukan MTQ yang diikuti oleh 290 kafilah itu dilakukan di GOR Bermawi Gulai Bancah.
 
Plt Kepala Bagian Kesra Setdako Bukittinggi, Eryanson menjelaskan MTQ ke-40 ini, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan dipercaya sebagai tuan rumah MTQ berdasarkan SK Wali Kota Bukittinggi.
 
Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari mulai dari tanggal 20 hingga 22 Juni 2022 di beberapa lokasi.
 
“MTQ ke-40 ini diikuti 290 orang kafilah terdiri dari 100 orang Kafilah Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, 96 orang kafilah Kecamatan Guguk Panjang dan 94 orang kafilah Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh,” jelasnya.
 
Para kafilah akan bertanding pada delapan cabang lomba, Tilawah, Hifzil Quran, Tartil, Khutbah Jumat, Azan, Musabaqah Syahril Quran (MSQ), Musabaqah Fahmil Quran (MFQ), Khat dan Kitab Standar yang dilaksanakan di sembilan lokasi dalam Kecamatan MKS.

Pewarta : Alfatah
Editor : Maswandi
Copyright © ANTARA 2024