Padang (ANTARA) - Bank Indonesia perwakilan Sumatera Barat memasukkan materi cinta rupiah dalam kurikulum SMA dan sederajat sebagai bagian dari program sosialisasi, edukasi dan implementasi Cinta Bangga dan Paham rupiah.
"Bank Indonesia Sumbar bersama Dinas Pendidikan , serta tim penyusun kurikulum Musyawarah Guru Mata Pelajaran Ekonomi SMA dan IPAS SMK, telah berinisiatif melaksanakan diskusi kelompok terpumpun soal kurikulum materi ajar Cinta Bangga Paham Rupiah," kata Kepala BI perwakilan Sumbar Wahyu Purnama di Padang, Kamis.
Menurut dia lewat diskusi kelompok terpumpun tersebut materi Cinta Bangga Paham Rupiah semakin disempurnakan melengkapi silabus dan kurikulum pembelajaran yang telah ada.
Kemudian menindaklanjuti diskusi kelompok terpumpun tersebut pihaknya juga menggelar training of trainer kepada seluruh guru SMA dan SMK se- Sumatera Barat agar memiliki pemahaman yang komprehensif dan setara.
Wahyu menilai era keterbukaan informasi telah menimbulkan tantangan baru bagi mata uang Rupiah sehingga diperlukan kampanye yang lebih masif untuk mengedukasi masyarakat agar paham tentang mata uang rupiah.
"Dahulu kampanye yang dilakukan Bank Indonesia terkonsentrasi terkait keaslian dan merawat fisik uang Rupiah melalui slogan 3D dilihat, diraba, dan diterawang, kini Bank Indonesia melakukan refokusing edukasi rupiah ke dalam tiga aspek utama, yaitu Cinta, Bangga dan Paham Rupiah dengan Slogan CBP Rupiah," kata dia
Selain itu menurutnya perluasan lingkup literasi Rupiah kepada masyarakat menjadi penting, agar tidak hanya mampu memitigasi kejahatan uang palsu namun juga memahami rupiah sebagai alat transaksi serta peran penting upiah dalam perekonomian bangsa.
Untuk lebih mengoptimalkan penggunaan rupiah di dalam negeri Bank Indonesia melalui Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.24/6/PBI/2022 tanggal 27 April 2022 telah menetapkan penggunaan Rupiah untuk kegiatan internasional yang dilakukan di dalam negeri.
"Hal ini diharapkan berdampak kepada stabilitas sistem keuangan dan memperkuat struktur ekonomi," ujarnya.
Kemudian pihaknya juga menggelar berbagai edukasi dan sosialisasi agar masyarakat Sumatera Barat mendapatkan pemahaman yang jelas tentang Cinta Bangga Paham rupiah, talkshow di media massa, dan sosialisasi lewat media videotron.
"Kami juga memasang spanduk-spanduk Cinta Bangga Paham Rupiah dan bekerja sama dengan konten kreator," katanya.