Sawahlunto, (ANTARA) - Kementerian Sosial RI sejak Januari sampai Maret 2022 telah menyalurkan bantuan sosial (bansos) lebih dari Rp2 miliar bagi 3.012 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat.

Kepala Bidang Sosial Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsosPMD-PPA) Kota Sawahlunto Yosrizal di Sawahlunto, Senin mengatakan bansos dari Kemensos itu terbagi dalam tiga kategori, yakni Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI). 

"Untuk bansos PKH diterima Kota Sawahlunto senilai total Rp1.143.050.000 untuk 1.483 KPM. Bantuan PKH ini yaitu bantuan sebesar Rp200 ribu/bulan yang diberikan dalam bentuk sembako," ujar dia.

Kemudian untuk BPNT dengan nilai totalnya Rp887.400.000 untuk 1.479 KPM yang disalurkan melalui Kantor Pos, untuk masing-masing penerima memperoleh Rp200 ribu/bulan selama tiga bulan.

"Sementara untuk bansos dari program ATENSI Kota Sawahlunto menerima total sebanyak Rp87.721.000, dengan penerima manfaat sejumlah 50 orang. Terdiri dari bantuan asistensi rehabilitasi sosial untuk 34 orang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) dengan jumlah total Rp46.890.200, kemudian bantuan anak yatim/piatu untuk tujuh orang PPKS dengan jumlah total Rp4.200.000, setelah itu bantuan alat bantu/aksesibilitas untuk 16 orang PPKS dengan jumlah total Rp36.630.800," kata dia merinci.

Yosrizal menyebut dari ketiga program bansos itu Kota Sawahlunto memperoleh total sebanyak Rp2.118.171.000. 

Wali Kota Sawahlunto Deri Asta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Sosial atas perhatian dan bantuan yang diberikan untuk masyarakat Sawahlunto. 

"Ini bantuan yang sangat berarti meringankan masyarakat kami dalam memenuhi kebutuhan dan keperluan terkait keterbatasan pada mereka. Sekali lagi terima kasih kepada Kemensos," katanya.

Ia menyebut, di samping bantuan dari Kemensos itu Pemkot Sawahlunto juga memiliki bantuan untuk masyarakat yakni pemberian akses pelayanan pendidikan dan kesehatan dasar, penyediaan permakanan bagi penyandang disabilitas, lansia dan non produktif, pemberian layanan kedaruratan dan penyediaan permakanan bagi korban bencana.

Dia juga menyampaikan terima kasih kepada Anggota DPR RI Komisi VIII Asli Chaidir yang telah ikut mendampingi dan mengawasi Kementerian Sosial dalam penyaluran bantuan di Sawahlunto. 

"Ada bapak Asli Chaidir yang setiap Kemensos menyalurkan bantuan di Sawahlunto selalu hadir mendampingi. Beliau juga yang di DPR RI mendorong Kemensos untuk menuntaskan penyaluran bansos ini, kami sangat mengapresiasi, terima kasih pak Asli Chaidir," katanya. (*) 
 

Pewarta : Yudha Ahada
Editor : Mukhlisun
Copyright © ANTARA 2024