Bawaslu Solsel jalin kerjasama dengan PGRI dan pemuda Muhammadiyah
Selasa, 15 Maret 2022 14:41 WIB
Ketua bawaslu Solok Selatan, M Ansyar bersama ketua Pemuda Muhammadiyah memperlihatkan kerjasama yang sudah ditandatangani guna menyukseskan Pemilu 2024. (Antarasumbar/HO-Bawaslu Kabupaten Solok Selatan)
Padang Aro (ANTARA) - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Solok Selatan (Solsel), Sumatera Barat menjalin kerjasama dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Pemuda Muhammadiyah dalam rangka pengawasan partisipatif pada Pemilu 2024.
"Selain dua organisasi ini kami juga akan berupaya menjalin kerjasama dengan ormas lainnya agar pengawasan Pemilu lebih baik lagi kedepannya," kata Ketua Bawaslu Solok Selatan, M Ansyar, di Padang Aro, Selasa.
Dia mengatakan, PGRI merupakan salah satu organisasi dengan jumlah anggota yang sangat besar sehingga akan sangat membantu dalam pengawasan partisipatif.
Minimal, katanya pengawasan Pemilu berjalan dalam organisasi tersebut sehingga Pemilu berkualitas.
Selain itu, dengan jumlah anggota PGRI yang besar diharapkan juga bisa menyosialisasikan tahapan serta larangan dan sanksi Pemilu kepada masyarakat.
"Minimal anggota PGRI yang sebagian besar ASN tahu larangan saat Pemilu," ujarnya.
Sedangkan untuk Pemuda Muhammadiyah, katanya dengan anggotanya yang masih muda dan energik bisa membantu dalam hal pengawasan Pemilu.
"Organisasi kepemudaan sangat diharapkan untuk membantu mengawasi Pemilu selain masih muda mereka juga menguasai teknologi," ujarnya.
Dia berharap, dengan berbagai upaya yang dilakukan pengawasan dan pelaksanaan Pemilu bisa lebih baik lagi sehingga hasilnya juga akan maksimal.
"Dengan pengawasan yang baik maka Pemilu akan lebih berkualitas," katanya.
"Selain dua organisasi ini kami juga akan berupaya menjalin kerjasama dengan ormas lainnya agar pengawasan Pemilu lebih baik lagi kedepannya," kata Ketua Bawaslu Solok Selatan, M Ansyar, di Padang Aro, Selasa.
Dia mengatakan, PGRI merupakan salah satu organisasi dengan jumlah anggota yang sangat besar sehingga akan sangat membantu dalam pengawasan partisipatif.
Minimal, katanya pengawasan Pemilu berjalan dalam organisasi tersebut sehingga Pemilu berkualitas.
Selain itu, dengan jumlah anggota PGRI yang besar diharapkan juga bisa menyosialisasikan tahapan serta larangan dan sanksi Pemilu kepada masyarakat.
"Minimal anggota PGRI yang sebagian besar ASN tahu larangan saat Pemilu," ujarnya.
Sedangkan untuk Pemuda Muhammadiyah, katanya dengan anggotanya yang masih muda dan energik bisa membantu dalam hal pengawasan Pemilu.
"Organisasi kepemudaan sangat diharapkan untuk membantu mengawasi Pemilu selain masih muda mereka juga menguasai teknologi," ujarnya.
Dia berharap, dengan berbagai upaya yang dilakukan pengawasan dan pelaksanaan Pemilu bisa lebih baik lagi sehingga hasilnya juga akan maksimal.
"Dengan pengawasan yang baik maka Pemilu akan lebih berkualitas," katanya.
Pewarta : Erik Ifansya Akbar
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wako Solok tinjau dan salurkan bantuan korban kebakaran di Simpang Rumbio
05 February 2026 19:43 WIB
Wawako Solok buka pelatihan dasar CPNS Kota Solok tahun 2026 sebanyak 111 orang
05 February 2026 19:35 WIB
Pemkab Solok sambut kedatangan audiensi Yari -- Eno School Finland Student Exchange
31 January 2026 22:22 WIB
Wali Kota Solok Hadiri Rakor Kepala Daerah se-Sumbar Bahas Penanganan Pasca Bencana
31 January 2026 18:15 WIB
Wawako Solok Sambut kunjungan Yayasan Yari School dan Perwakilan Eno School Finlandia
31 January 2026 18:12 WIB
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Antisipasi pencurian kendaraan bermotor selama Ramadhan, Satreskrim Polres Dharmasraya optimalkan ini
12 February 2026 16:44 WIB
Polres-Pemkab Pasaman Barat tingkatkan penyuluhan cegah kekerasan perempuan dan anak
11 February 2026 19:49 WIB