SiLPA Solok Selatan 2021 capai Rp109,2 miliar
Selasa, 15 Februari 2022 14:43 WIB
Kepala Bidang Akuntasi Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Solok Selatan, Yoni Elfis. (Antarasumbar/Erik Ifansya Akbar)
Padang Aro (ANTARA) - Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) dalam APBD Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat tahun 2021 mencapai Rp109,2 miliar atau lebih tinggi dibandingkan tahun 2020 yang mencapai Rp69,5 miliar.
Kepala Bidang Akuntasi Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Solok Selatan, Yoni Elfis di Padang Aro, Selasa, mengatakan, SiLPA murni dalam Kas Daerah sebesar Rp106,6 miliar dan sisanya sekitar Rp3 miliar dari berbagai sumber.
"SiLPA paling besar berasal dari dana rehab rekon BPBD Rp21,7 miliar yang masuk ke Kas daerah (Kasda) di akhir tahun sehingga tidak mungkin dimanfaatkan pada 2021," ujarnya.
Dia menjelaskan, SiLPA dalam Kasda berasal dari sisa Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Insentif Daerah (DID dan dana rehab rekon.
Berdasarkan laporan realisasi anggaran 2021 untuk belanja modal realisasinya hanya 74,71 persen yaitu Rp127,046 miliar sedangkan anggarannya mencapai Rp170,062 miliar.
Dari belanja modal yang paling rendah serapannya yaitu belanja gedung dan bangun yang hanya Rp20,6 miliar atau 60,79 persen dari anggaran tersedia sebesar Rp33,9 miliar.
Sedangkan belanja modal jalan, irigasi dan jaringan dari anggaran Rp86,5 miliar serapannya Rp62,8 miliar atau 72,59 persen.
Untuk belanja operasi yaitu belanja pegawai, barang, hibah dan bantuan sosial realisasinya mencapai 92,53 persen dari anggaran tersedia Rp651,4 miliar dan terserap Rp602,8 miliar.
Sedangkan untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari anggaran Rp85,3 serapannya mencapai Rp80,4 miliar atau 94,29 persen.
Dia menambahkan, untuk SiLPA tidak murni Solok Selatan berasal dari kas bendahara penerimaan Rp30,4 juta, sisa kas bendahara pengeluaran Rp13,7 juta.
Selanjutnya sisa kas BLUD Rp1,982 miliar, sisa kas BOS Rp495 juta serta sisa kas BPBD Rp38 juta.
Kepala Bidang Akuntasi Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Solok Selatan, Yoni Elfis di Padang Aro, Selasa, mengatakan, SiLPA murni dalam Kas Daerah sebesar Rp106,6 miliar dan sisanya sekitar Rp3 miliar dari berbagai sumber.
"SiLPA paling besar berasal dari dana rehab rekon BPBD Rp21,7 miliar yang masuk ke Kas daerah (Kasda) di akhir tahun sehingga tidak mungkin dimanfaatkan pada 2021," ujarnya.
Dia menjelaskan, SiLPA dalam Kasda berasal dari sisa Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Insentif Daerah (DID dan dana rehab rekon.
Berdasarkan laporan realisasi anggaran 2021 untuk belanja modal realisasinya hanya 74,71 persen yaitu Rp127,046 miliar sedangkan anggarannya mencapai Rp170,062 miliar.
Dari belanja modal yang paling rendah serapannya yaitu belanja gedung dan bangun yang hanya Rp20,6 miliar atau 60,79 persen dari anggaran tersedia sebesar Rp33,9 miliar.
Sedangkan belanja modal jalan, irigasi dan jaringan dari anggaran Rp86,5 miliar serapannya Rp62,8 miliar atau 72,59 persen.
Untuk belanja operasi yaitu belanja pegawai, barang, hibah dan bantuan sosial realisasinya mencapai 92,53 persen dari anggaran tersedia Rp651,4 miliar dan terserap Rp602,8 miliar.
Sedangkan untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari anggaran Rp85,3 serapannya mencapai Rp80,4 miliar atau 94,29 persen.
Dia menambahkan, untuk SiLPA tidak murni Solok Selatan berasal dari kas bendahara penerimaan Rp30,4 juta, sisa kas bendahara pengeluaran Rp13,7 juta.
Selanjutnya sisa kas BLUD Rp1,982 miliar, sisa kas BOS Rp495 juta serta sisa kas BPBD Rp38 juta.
Pewarta : Erik Ifansya Akbar
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gubernur Sumbar serahkan bantuan bedah rumah bagi warga kurang mampu di Solok Selatan
07 March 2026 16:07 WIB
Tim Safari Ramadhan 1447 Hijriah Pemkot Solok Turun ke 69 Masjid yang ada di Kota Solok
04 March 2026 6:56 WIB
Wagub Vasko serahkan bantuan RTLH Rp25 Juta untuk Keluarga Hendri di Solok Selatan
28 February 2026 8:53 WIB
Pemprov Sumbar bedah rumah warga kurang mampu di Solok, Wagub Vasko salurkan bantuan Rp25 Juta
27 February 2026 4:13 WIB
Solok Selatan-BPJS Ketenagakerjaan bersinergi perkuat perlindungan pekerja
25 February 2026 14:43 WIB
Zigo Rolanda resmikan rute Damri SRG-Alahan Panjang hubungkan objek wisata Solok Selatan
25 February 2026 9:17 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Harga emas Antam Selasa (10/03/2026), naik Rp8.000 ke angka Rp3,047 juta/gram
10 March 2026 9:52 WIB
Harga emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian pada Selasa (10/03/2026) kompak turun
10 March 2026 9:14 WIB
Harga emas Antam pada Senin (09/03/2026) anjlok Rp55.000 jadi Rp3,004 juta/gram
09 March 2026 9:24 WIB