Parik Malintang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat akan meningkatkan mutu pendidikan dan sumber daya manusia (SDM) aparatur pemerintah di daerah itu pada 2022 guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


"Visi dan misi bupati dan wakil bupati yaitu Padang Pariaman Berjaya yakni Unggul Berkelanjutan, Religius, Sejahtera dan Berbudaya. Ini tidak akan dapat terwujud tanpa didukung kemajuan dibidang pendidikan dan peningkatan kualitas SDM aparatur pemerintah daerah," kata Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur di Parik Malintang, Kamis.


Oleh karena itu, lanjutnya Pemkab Padang Pariaman berusaha akan melaksanakan program peningkatan mutu pendidikan dan SDM aparatur pemerintahan setempat dengan menggunakan APBD pada 2022.


Namun, kata dia jika anggaran pada tahun ini tidak dapat mengakomodir peningkatan mutu pendidikan dan SDM aparatur pemerintah tersebut maka kegiatan akan dilaksanakan 2023.


"Pemkab Padang Pariaman sangat memprioritaskan pembangunan disektor pendidikan dan peningkatan SDM aparatur di daerah," katanya.


Hal tersebut karena Pemkab Padang Pariaman mustahil dapat meningkatkan kesejahteraan warganya tanpa didukung oleh kualitas pendidikan aparatur pemerintahan yang memadai, kata dia.


Suhatri mengatakan pihaknya akan memfasilitasi program unggulan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) yaitu peningkatan mutu guru dan kualitas SDM aparatur di daerah.


Hal tersebut sebagai tindak lanjut dari kunjungan Tim Bidang Pendidikan Apkasi bersama Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara yang melakukan audiensi dan sosialisasi terkait pelaksanaan program peningkatan mutu pendidikan dan SDM di Kabupaten Padang Pariaman pada Rabu (19/1).


Sementara Ketua Dewan Pembina Apkasi Sakhiatulo Laoli mengatakan program tersebut berupa pelatihan terhadap guru dan SDM  yang dikemas secara kreatif dan inovatif untuk mendukung kecakapan guru dan SDM daerah agar dapat mengajar secara menyenangkan dan berkomunikasi aktif berbahasa Inggris dalam berbagai kegiatan.


"Program ini kami pandang sangat berguna bagi daerah. Terutama untuk peningkatan kompetensi guru maupun SDM aparatur pemerintah daerah, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kemampuan guru maupun SDM aparatur dalam membangun daerah," ujar dia.


Ia menambahkan semenjak program tersebut diluncurkan pada 2011 pihaknya telah melatih lebih dari 160.000 guru dia 180 daerah di seluruh Indonesia.







 

Pewarta : Aadiaat M.S
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2024