Pemkab Solok Selatan latih pedagang makanan ringan tingkatkan mutu
Selasa, 16 November 2021 16:34 WIB
Peserta pelatihan pembuatan makanan ringan di Kabupaten Solok Selatan sedang melatih menata penganannya agar menarik. (Antarasumbar/Erik Ifansya Akbar)
Padang Aro (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok Selatan, Sumatera Barat melatih pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang bergerak dibidang makanan ringan untuk meningkatkan mutu serta agar lebih beragam lagi variannya.
"Kami berharap setelah pelatihan ini pedagang makanan ringan memiliki inovasi baru dan tidak terpaku pada produk yang sudah umum di pasaran sehingga meningkatkan minat pembeli dan berimbas pada perekonomian mereka," kata Kepala Bidang Koperasi dan UKM Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Solok Selatan, Azizah Mutia di Padang Aro, Selasa.
Selain itu, pelaku usaha makanan ringan ini juga akan dilatih bagaimana cara memasarkan serta mengemasnya agar lebih menarik dan diminati masyarakat.
Untuk pelatihan membuat makanan ringan Pemkab mendatangkan instruktur satu orang dari Bukittinggi yang produknya sudah lebih dari 100 macam yaitu Asnidayeti.
Menurut Asnidayeti dalam melakukan usaha yang perlu dirubah adalah pola pikir pelakunya dimana dalam membuka usaha jangan mengharap bantuan tetapi berusahalah sendiri.
Selain itu, kalau usaha khusus makanan ingin bertahan dan maju harus mempertahankan rasanya jangan sampai setelah berkembang rasa tidak lagi seperti semula.
"Kebanyakan UKM setelah maju rasa berubah sehingga pelanggan lari dan ini harus dijaga," ujarnya.
Menurut dia, pelaku usaha harus pandai memanfaatkan kemajuan tekhnologi dalam pemasaran apalagi di saat pandemi COVID-19.
"Sekarang pemasaran secara manual kurang efektif sehingga harus bisa melakukannya secara daring maupun melalui market place apalagi dimasa pandemi COVID-19 dimana interaksi langsung dibatasi," katanya.
Kalau seandainya pelaku usaha tidak mengerti pemasaran secara daring, katanya maka bisa menggunakan jasa ahli.
"Kami berharap setelah pelatihan ini pedagang makanan ringan memiliki inovasi baru dan tidak terpaku pada produk yang sudah umum di pasaran sehingga meningkatkan minat pembeli dan berimbas pada perekonomian mereka," kata Kepala Bidang Koperasi dan UKM Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Solok Selatan, Azizah Mutia di Padang Aro, Selasa.
Selain itu, pelaku usaha makanan ringan ini juga akan dilatih bagaimana cara memasarkan serta mengemasnya agar lebih menarik dan diminati masyarakat.
Untuk pelatihan membuat makanan ringan Pemkab mendatangkan instruktur satu orang dari Bukittinggi yang produknya sudah lebih dari 100 macam yaitu Asnidayeti.
Menurut Asnidayeti dalam melakukan usaha yang perlu dirubah adalah pola pikir pelakunya dimana dalam membuka usaha jangan mengharap bantuan tetapi berusahalah sendiri.
Selain itu, kalau usaha khusus makanan ingin bertahan dan maju harus mempertahankan rasanya jangan sampai setelah berkembang rasa tidak lagi seperti semula.
"Kebanyakan UKM setelah maju rasa berubah sehingga pelanggan lari dan ini harus dijaga," ujarnya.
Menurut dia, pelaku usaha harus pandai memanfaatkan kemajuan tekhnologi dalam pemasaran apalagi di saat pandemi COVID-19.
"Sekarang pemasaran secara manual kurang efektif sehingga harus bisa melakukannya secara daring maupun melalui market place apalagi dimasa pandemi COVID-19 dimana interaksi langsung dibatasi," katanya.
Kalau seandainya pelaku usaha tidak mengerti pemasaran secara daring, katanya maka bisa menggunakan jasa ahli.
Pewarta : Erik Ifansya Akbar
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wako Solok tinjau dan salurkan bantuan korban kebakaran di Simpang Rumbio
05 February 2026 19:43 WIB
Wawako Solok buka pelatihan dasar CPNS Kota Solok tahun 2026 sebanyak 111 orang
05 February 2026 19:35 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Kabar cabai rawit terkini, Bapanas sebut ongkos distribusi tentukan harga
16 February 2026 14:27 WIB
Harga emas batangan Antam turun Rp14.000 jadi Rp2,94 juta per gram, Senin (16/02/2026)
16 February 2026 9:21 WIB
Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Senin (16/02/2025) hari ini tak bergerak
16 February 2026 8:40 WIB
Harga emas Antam Sabtu (14/02/2026) hari ini naik Rp50 ribu jadi Rp2,954 juta per gram
14 February 2026 9:44 WIB
Sabtu (14/02/2026) hari ini, emas UBS Rp2,961 juta per gr, Galeri24 Rp2,938 juta per gr
14 February 2026 6:25 WIB
Jumat (13/02/2026) pagi emas UBS Rp3,008 juta/gr dan Galeri24 Rp2,992 juta/gr
13 February 2026 8:29 WIB
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB