Payakumbuh (ANTARA) -  Kapolres Payakumbuh, Sumatera Barat AKBP Alex Prawira mendorong agar kelompok sadar keamanan dan ketertiban masyarakat (Pokdar Kamtibmas) dapat menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat sebelum sampai ke kepolisian. 

AKBP Alex Prawira di Payakumbuh, Minggu, mengatakan bahwa Pokdar Kamtibmas memiliki tugas pokok dalam memecahkan permasalahan yang ada di masyarakat sehingga terbangun Kamtibmas yang kondusif. 

"Kehadiran Niniak Mamak, alim Ulama Cadiak Pandai, tokoh masyarakat dan pemuda-pemudi di pengurus Pokdar Kamtibmas di tingkat kelurahan dan kecamatan diharapkan dapat mempermudah pemecahan masalah yang ada di tengah-tengah masyarakat," ujarnya.

Ia mengatakan bahwa pihaknya akan terbuka untuk berdiskusi dengan pengurus Pokdar Kamtibmas dalam upaya menciptakan Kamtibmas yang kondusif.

"Apabila ada yang perlu ditanyakan atau ada yang diragukan saat bekerja di lapangan silahkan bertanya kepada Bhabinkamtibmas atau langsung kepada saya. Jangan sampai keraguan dan ketidaktahuan membuat kita mengambil langkah yang tidak tepat," ungkapnya. 

Tidak hanya itu, Kapolres Payakumbuh meminta agar pengurus Pokdar Kamtibmas dapat menjadi contoh yang baik di tengah-tengah masyarakat dalam hal Kamtibmas.

"Saat ini kita juga masih di tengah pandemi COVID-19, Pokdar Kamtibmas juga harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam upaya pencegahan penyebaran dan penanganan COVID-19," ujarnya.

Pada kesempatan itu juga dilaksanakan pelantikan bagi pengurus Pokdar Kamtibmas untuk Kecamatan Lamposi Tigo Nagari dan Payakumbuh Utara. Serta pengurus Pokdar Kamtibmas kelurahan dari dua kecamatan tersebut yang dihadiri Asisten III Pemkot Payakumbuh Amriul Dt. Karayiang.

Kepala Kantor Kesbangpol Payakumbuh Budhy D Permana mengatakan bahwa pada kegiatan tersebut juga dilakukan sosialisasi untuk pengurus Pokdar Kamtibmas.

"Sosialisasi ini tentu untuk menjelaskan dsn mempermudah pengurus Pokdar Kamtibmas dalam menjalankan tugasnya. Semoga apa yang kita inginkan dalam menciptakan Kamtibmas yang kondusif dapat terwujud," ujarnya.