TV Korsel minta maaf olok-olok defile atlet Olimpiade Tokyo
Minggu, 25 Juli 2021 7:04 WIB
Bendera Olimpiade dibawa dalam upacara pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 di Stadion Olimpiade Tokyo pada 23 Juli 2021. (AFP/JONATHAN NACKSTRAND)
Jakarta (ANTARA) - Sebuah stasiun televisi utama Korea Selatan meminta maaf karena menggunakan gambar dan keterangan yang menyinggung untuk menjelaskan negara-negara peserta defile atlet Olimpiade Tokyo Jumat malam lalu.
Pembatasan terkait COVID-19 membuat seremoni pembukaan berubah menjadi delegasi atlet memakai masker dalam jumlah jauh lebih kecil dari biasanya.
MBC --salah satu jaringan televisi nasional terbesar di Korea Selatan-- menggunakan gambar bencana nuklir Chernobyl 1986 untuk Ukraina, gambar kerusuhan untuk Haiti dan poster promosi bitcoin untuk El Salvador ketika masing-masing negara memasuki stadion untuk berdefile.
TV ini menyampaikan permintaan maaf setelah upacara pembukaan selesai dengan mengatakan "gambar dan keterangan yang tak pantas telah digunakan untuk menjelaskan sejumlah negara."
"Kami meminta maaf kepada negara-negara itu termasuk Ukraina dan pemirsa kami," kata televisi ini seperti dikutip AFP.
Untuk sejumlah negara, deskripsi yang diberikan tv Korea ini lebih bersifat gastronomi di mana pizza untuk Italia, sushi untuk Jepang, dan salmon untuk Norwegia.
Dalam keterangan gambarnya, televisi Korea ini menyebut Kepulauan Marshall sebagai "bekas situs uji coba nuklir Amerika Serikat" dan Haiti sebagai negara "dengan situasi politik tidak stabil akibat pembunuhan presidennya".
Terlepas dari permintaan maaf televisi Korea ini, gambar-gambar itu dan juga keterangan-keterangan penyertanya memicu kemarahan online.
"Mereka menggunakan apa pun yang muncul pertama kali di Google," kata seorang pengguna online.
Lainnya menimpali, "Ini ketidaksopanan diplomatik yang parah."
Pembatasan terkait COVID-19 membuat seremoni pembukaan berubah menjadi delegasi atlet memakai masker dalam jumlah jauh lebih kecil dari biasanya.
MBC --salah satu jaringan televisi nasional terbesar di Korea Selatan-- menggunakan gambar bencana nuklir Chernobyl 1986 untuk Ukraina, gambar kerusuhan untuk Haiti dan poster promosi bitcoin untuk El Salvador ketika masing-masing negara memasuki stadion untuk berdefile.
TV ini menyampaikan permintaan maaf setelah upacara pembukaan selesai dengan mengatakan "gambar dan keterangan yang tak pantas telah digunakan untuk menjelaskan sejumlah negara."
"Kami meminta maaf kepada negara-negara itu termasuk Ukraina dan pemirsa kami," kata televisi ini seperti dikutip AFP.
Untuk sejumlah negara, deskripsi yang diberikan tv Korea ini lebih bersifat gastronomi di mana pizza untuk Italia, sushi untuk Jepang, dan salmon untuk Norwegia.
Dalam keterangan gambarnya, televisi Korea ini menyebut Kepulauan Marshall sebagai "bekas situs uji coba nuklir Amerika Serikat" dan Haiti sebagai negara "dengan situasi politik tidak stabil akibat pembunuhan presidennya".
Terlepas dari permintaan maaf televisi Korea ini, gambar-gambar itu dan juga keterangan-keterangan penyertanya memicu kemarahan online.
"Mereka menggunakan apa pun yang muncul pertama kali di Google," kata seorang pengguna online.
Lainnya menimpali, "Ini ketidaksopanan diplomatik yang parah."
Pewarta : Jafar M Sidik
Editor : Miko Elfisha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Atlet Olimpiade Tokyo asal Jawa Barat Melani Putri kembali berjaya
13 September 2024 11:26 WIB, 2024
Atlet Olimpiade Tokyo pastikan satu tempat di partai final dayung PON
08 September 2024 18:58 WIB, 2024
Mutiara Rahma Putri jadikan pengalaman Olimpiade Tokyo motivasi di PON
08 September 2024 18:57 WIB, 2024
Indonesia tawarkan kerja sama tangani zoonosis dengan perguruan tinggi Jepang
23 June 2023 7:47 WIB, 2023
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Malut United jamu Persijap Jumat (13/2/2026) dan pengaruhnya ke posisi Semen Padang FC
13 February 2026 17:36 WIB
Persib vs Borneo batal bentrok di pekan ke-21, klasemen papan atas tak bergeser
12 February 2026 7:55 WIB