Dimomen Hari Raya Idul Adha, Lapas Padang maksimalkan layanan penitipan barang
Rabu, 21 Juli 2021 19:20 WIB
Loket layanan penitipan barang Lapas Padang, Rabu (21/7). (Antarasumbar/Fathul Abdi)
Padang (ANTARA) - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Padang, Sumatera Barat (Sumbar) memaksimalkan layanan penitipan barang dari keluarga terhadap warga binaan dimomen Lebaran Idul Adha 2021.
"Sehari setelah Idul Adha ini penitipan barang masih tinggi, dan kami berupaya memaksimalkan layanan agar bisa mengakomodir keluarga warga binaan," kata Kepala Lapas Padang, Era Wiharto di Padang, Rabu.
Ia mengatakan jumlah penitip barang ke Lapas Padang pada Rabu (21/7) tercatat sebanyak 150 orang, meningkat jika dibandingkan pada Senin (19/7) sebanyak 115 orang.
"Barang titipan keluarga paling banyak adalah masakan rumah berupa kue ataupun lauk-pauk di momen lebaran ini," katanya.
Era menyadari momen lebaran merupakan momen khusus bagi warga binaan untuk berinteraksi dengan keluarga.
Hanya saja dengan kondisi pandemi COVID-19 yang masih terjadi saat ini, Lapas Padang meniadakan kunjungan langsung bagi keluarga narapidana atau tahanan.
Hal itu dilakukan guna menjaga sekaligus mencegah penyebaran COVID-19 di lingkungan Lapas, sehingga interaksi dengan orang luar dibatasi.
"Layanan penitipan barang ini bisa menjadi solusi alternatif yang bisa dimanfaatkan oleh pihak keluarga," jelasnya.
Era mengatakan jam layanan penitipan barang dibuka pada pukul 08.00 WIB-11.30 WIB, dan siang hari pada pukul 12.30 WIB-14.30 WIB.
"Keluarga yang mengantarkan makanan ke Lapas harus yang pernah divaksin, dan menerapkan protokol kesehatan COVID-19," katanya.
Bagi keluarga yang ingin berkomunikasi dengan warga binaan bisa memanfaatkan layanan panggilan video secara dalam jaringan.
Pada bagian lain, Lapas Padang saat ini dihuni oleh 938 warga binaan, gabungan dari narapidana dan tahanan.
"Sehari setelah Idul Adha ini penitipan barang masih tinggi, dan kami berupaya memaksimalkan layanan agar bisa mengakomodir keluarga warga binaan," kata Kepala Lapas Padang, Era Wiharto di Padang, Rabu.
Ia mengatakan jumlah penitip barang ke Lapas Padang pada Rabu (21/7) tercatat sebanyak 150 orang, meningkat jika dibandingkan pada Senin (19/7) sebanyak 115 orang.
"Barang titipan keluarga paling banyak adalah masakan rumah berupa kue ataupun lauk-pauk di momen lebaran ini," katanya.
Era menyadari momen lebaran merupakan momen khusus bagi warga binaan untuk berinteraksi dengan keluarga.
Hanya saja dengan kondisi pandemi COVID-19 yang masih terjadi saat ini, Lapas Padang meniadakan kunjungan langsung bagi keluarga narapidana atau tahanan.
Hal itu dilakukan guna menjaga sekaligus mencegah penyebaran COVID-19 di lingkungan Lapas, sehingga interaksi dengan orang luar dibatasi.
"Layanan penitipan barang ini bisa menjadi solusi alternatif yang bisa dimanfaatkan oleh pihak keluarga," jelasnya.
Era mengatakan jam layanan penitipan barang dibuka pada pukul 08.00 WIB-11.30 WIB, dan siang hari pada pukul 12.30 WIB-14.30 WIB.
"Keluarga yang mengantarkan makanan ke Lapas harus yang pernah divaksin, dan menerapkan protokol kesehatan COVID-19," katanya.
Bagi keluarga yang ingin berkomunikasi dengan warga binaan bisa memanfaatkan layanan panggilan video secara dalam jaringan.
Pada bagian lain, Lapas Padang saat ini dihuni oleh 938 warga binaan, gabungan dari narapidana dan tahanan.
Pewarta : Fathul Abdi
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Sosial
Lihat Juga
Kemensos sebut bansos kuartal pertama telah cair, juga untuk penyitas bencana Sumatera
26 February 2026 12:18 WIB
Bansos Rp16 miliar didistribusikan untuk keluarga penerima manfaat di Probolinggo
25 February 2026 14:35 WIB
Kabar baik, Kemensos aktifkan lagi Puskesos desa agar Bansos lebih tepat sasaran
21 February 2026 22:30 WIB
Kemensos salurkan bansos penanganan pascabencana dan bansos reguler untuk Aceh, Sumut dan Sumbar
31 January 2026 10:59 WIB