4 program studi di UNP ini divisitasi oleh lembaga akreditasi internasional dari Jerman
Kamis, 8 Juli 2021 17:21 WIB
Tangkapan layar Lembaga Akreditasi Internasional dari Jerman melakukan visitasi empat Prodi UNP secara online selama tiga hari mulai 6 hingga 8 Juli 2021. (antarasumbar/HO-HUMAS UNP Padang)
Padang (ANTARA) - Sebanyak empat program studi (Prodi) di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan (FMIPA) Universitas Negeri Padang (UNP) divisitasi secara online oleh lembaga akreditasi internasional dari Jerman yakni ASIIN mulai 6 sampai 8 Juli 2021.
ASIIN singkatan dari Accreditation Agency fo study Programmes in Engineering, Informatics, Natural Sciences and Mathematics, yang merupakan lembaga akreditasi untuk disiplin ilmu Matematika, Sains, Teknik, dan Informatika.
"Visitasi ini dalam rangka melihat apakah prodi ini layak mendapatkan akreditasi secara internasional. Kalau dinyatakan layak, penyelenggaraan pendidikan di Prodi itu mengikuti sistem yang dipersyaratkan oleh ASIIN," kata Wakil Rektor I UNP Dr Refnaldi, M.Litt di Padang, Kamis.
Ia mengemukakan ada 12 prodi yang ditargetkan akan visitasi dalam tahun ini yang dibagi dalam tiga klaster. Untuk visitasi saat ini adalah klaster A dari Prodi Pendidikan Fisika, Fisika, Pendidikan Matematika dan Matematika.
Pada visitasi kali ini melibatkan tiga asesor yakni Prof Dr Martin Pieper (Aachen University of Applied Sciences), Prof Dr Thomas Trefzger (University of Wuzburg) , dan Prof Dr Carsten Westphal (Technical University of Dortmund).
Lebih lanjut, ia mengatakan untuk visitasi pada klaster B, tim penilai akan berbeda dari asesor klaster pertama. Adapun Prodi yang akan divisitasi pada klaster berikutnya adalah Pendidikan Geografi, Geografi, Pendidikan Geologi dan Geologi.
"Visitasi untuk klaster B direncanakan akan dinilai pada akhir bulan mulai 27 hingga 29 Juli 2021. Hasilnya akan diumumkan sekitar satu atau dua bulan setelah divisitasi," ucapnya.
Ia menyampaikan keuntungan mendapatkan akreditasi tersebut adalah akan lebih dikenal ditingkat internasional, karena Prodi tersebut akan terpampang di ASIIN yang menyatakan bahwa lembaga itu telah memberikan akreditasi terhadap Prodi UNP.
Keuntungan kedua adalah tercapainya Indikator Kinerja Utama (IKU) di Universitas. Saat ini universitas didorong untuk bisa mendapatkan akreditasi atau pengakuan secara internasional.
Syarat perguruan tinggi untuk bisa mendapatkan akreditasi atau pengakuan secara internasional adalah sebuah universitas harus terakreditasi secara nasional dengan kategori unggul atau A.
Ia menyebutkan sebelumnya sudah ada delapan program studi yang terakreditasi secara internasional khususnya di tingkat ASEAN yakni oleh asesmen dari ASEAN University Quality Assurance (AUN-QA).
ASIIN singkatan dari Accreditation Agency fo study Programmes in Engineering, Informatics, Natural Sciences and Mathematics, yang merupakan lembaga akreditasi untuk disiplin ilmu Matematika, Sains, Teknik, dan Informatika.
"Visitasi ini dalam rangka melihat apakah prodi ini layak mendapatkan akreditasi secara internasional. Kalau dinyatakan layak, penyelenggaraan pendidikan di Prodi itu mengikuti sistem yang dipersyaratkan oleh ASIIN," kata Wakil Rektor I UNP Dr Refnaldi, M.Litt di Padang, Kamis.
Ia mengemukakan ada 12 prodi yang ditargetkan akan visitasi dalam tahun ini yang dibagi dalam tiga klaster. Untuk visitasi saat ini adalah klaster A dari Prodi Pendidikan Fisika, Fisika, Pendidikan Matematika dan Matematika.
Pada visitasi kali ini melibatkan tiga asesor yakni Prof Dr Martin Pieper (Aachen University of Applied Sciences), Prof Dr Thomas Trefzger (University of Wuzburg) , dan Prof Dr Carsten Westphal (Technical University of Dortmund).
Lebih lanjut, ia mengatakan untuk visitasi pada klaster B, tim penilai akan berbeda dari asesor klaster pertama. Adapun Prodi yang akan divisitasi pada klaster berikutnya adalah Pendidikan Geografi, Geografi, Pendidikan Geologi dan Geologi.
"Visitasi untuk klaster B direncanakan akan dinilai pada akhir bulan mulai 27 hingga 29 Juli 2021. Hasilnya akan diumumkan sekitar satu atau dua bulan setelah divisitasi," ucapnya.
Ia menyampaikan keuntungan mendapatkan akreditasi tersebut adalah akan lebih dikenal ditingkat internasional, karena Prodi tersebut akan terpampang di ASIIN yang menyatakan bahwa lembaga itu telah memberikan akreditasi terhadap Prodi UNP.
Keuntungan kedua adalah tercapainya Indikator Kinerja Utama (IKU) di Universitas. Saat ini universitas didorong untuk bisa mendapatkan akreditasi atau pengakuan secara internasional.
Syarat perguruan tinggi untuk bisa mendapatkan akreditasi atau pengakuan secara internasional adalah sebuah universitas harus terakreditasi secara nasional dengan kategori unggul atau A.
Ia menyebutkan sebelumnya sudah ada delapan program studi yang terakreditasi secara internasional khususnya di tingkat ASEAN yakni oleh asesmen dari ASEAN University Quality Assurance (AUN-QA).
Pewarta : Mutiara Ramadhani
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Padang dukung pelaksanaan berbagai kegiatan positif di masjid selama Ramadhan
11 February 2026 18:12 WIB
Coach Matias Ibo di Bulan K3 Semen Padang: Latihan Fisik Tak Harus Berat, tapi Harus Konsisten
11 February 2026 12:27 WIB
Pemprov Sumbar Hentikan Sementara Aktivitas Tambang Bermasalah di Padang Pariaman
11 February 2026 11:07 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Pemkot Solok terima 1.091 paket buku dan alat tulis untuk murid terdampak banjir
15 December 2025 22:44 WIB
TVRI kembangkan bakat seni siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama 4 Padang
04 December 2025 19:33 WIB
Tanggal 25 November Hari Guru Nasional, ayo berikan ucapan selamat terbaik
24 November 2025 16:31 WIB
Prabowo tegaskan selama ada anak muda setia kepada bangsa, RI tak terkalahkan
28 October 2025 21:15 WIB