Solok Selatan refocusing anggaran sebesar Rp2,8 miliar untuk pembelian sapi
Senin, 21 Juni 2021 16:22 WIB
Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Solok Selatan, Arius Mora. (Antarasumbar/Erik Ifansya Akbar)
Padang Aro (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat mengarahkan refocusing anggaran sebesar Rp2,8 miliar untuk membeli 140 ekor sapi dan kemudian diserahkan kepada masyarakat untuk di kembangkan.
"Selain membeli 140 ekor sapi, anggaran Rp2,8 miliar juga dipergunakan untuk pelayanan kesehatan hewan seperti obatan serta asuransi ternak dan bantuan bahan kandang," kata Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Solok Selatan, Arius Mota di Padang Aro, Senin.
Dia mengatakan, dari 140 ekor yang akan dibeli nanti akan diberikan kepada tujuh kelompok tani dan setiap kelompok mendapat 20 ekor sapi.
Jenis sapi yang akan dibeli merupakan sapi lokal unggul dan disesuaikan kawasan tempat pengembangannya.
Untuk empat kecamatan yaitu Koto Parik Gadang Diateh, Sungai Pagu, Pauah Duo dan Sangir akan dibelikan sapi peranakan ongole (PO).
Dalam pengembangan sapi, katanya lebih diutamakan sapi lokal unggul sehingga dipilih jenis PO dan ini juga sesuai dengan masterplan pengembangan peternakan Solok Selatan.
Sedangkan untuk tiga kecamatan lagi yaitu Sangir Batang Hari, Sangir Jujuan dan Sangir Balai Janggo dibelikan sapi Bali karena diintegrasikan dengan kebun sawit.
Pembelian sapi ini dilakukan oleh pemkab setelah itu baru diserahkan ke kelompok dengan sistem hibah mengikat, dimana setelah sapi diberikan tetap diawasi pembesarannya.
"Sekarang kami sedang menyusun dokumen lelang sekaligus memverifikasi dokumen kelompok yang sudah masuk," ujarnya.
Untuk pengawasan nantinya, melibatkan puskeswan, penyuluh dan nagari sehingga lebih efektif dan bermanfaat bagi penerima bantuan.
Hingga saat ini sudah ada empat kelompok yang mengajukan proposal untuk mendapatkan bantuan sapi ini untuk selanjutnya dilakukan verifikasi oleh pemerintah daerah.
Refocusing anggaran untuk bantuan sapi ini, tambahnya untuk mewujudkan visi misi bupati dan wakil bupati yaitu satu kepala keluarga satu sapi.
"Selain membeli 140 ekor sapi, anggaran Rp2,8 miliar juga dipergunakan untuk pelayanan kesehatan hewan seperti obatan serta asuransi ternak dan bantuan bahan kandang," kata Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Solok Selatan, Arius Mota di Padang Aro, Senin.
Dia mengatakan, dari 140 ekor yang akan dibeli nanti akan diberikan kepada tujuh kelompok tani dan setiap kelompok mendapat 20 ekor sapi.
Jenis sapi yang akan dibeli merupakan sapi lokal unggul dan disesuaikan kawasan tempat pengembangannya.
Untuk empat kecamatan yaitu Koto Parik Gadang Diateh, Sungai Pagu, Pauah Duo dan Sangir akan dibelikan sapi peranakan ongole (PO).
Dalam pengembangan sapi, katanya lebih diutamakan sapi lokal unggul sehingga dipilih jenis PO dan ini juga sesuai dengan masterplan pengembangan peternakan Solok Selatan.
Sedangkan untuk tiga kecamatan lagi yaitu Sangir Batang Hari, Sangir Jujuan dan Sangir Balai Janggo dibelikan sapi Bali karena diintegrasikan dengan kebun sawit.
Pembelian sapi ini dilakukan oleh pemkab setelah itu baru diserahkan ke kelompok dengan sistem hibah mengikat, dimana setelah sapi diberikan tetap diawasi pembesarannya.
"Sekarang kami sedang menyusun dokumen lelang sekaligus memverifikasi dokumen kelompok yang sudah masuk," ujarnya.
Untuk pengawasan nantinya, melibatkan puskeswan, penyuluh dan nagari sehingga lebih efektif dan bermanfaat bagi penerima bantuan.
Hingga saat ini sudah ada empat kelompok yang mengajukan proposal untuk mendapatkan bantuan sapi ini untuk selanjutnya dilakukan verifikasi oleh pemerintah daerah.
Refocusing anggaran untuk bantuan sapi ini, tambahnya untuk mewujudkan visi misi bupati dan wakil bupati yaitu satu kepala keluarga satu sapi.
Pewarta : Erik Ifansya Akbar
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wako Solok tinjau dan salurkan bantuan korban kebakaran di Simpang Rumbio
05 February 2026 19:43 WIB
Wawako Solok buka pelatihan dasar CPNS Kota Solok tahun 2026 sebanyak 111 orang
05 February 2026 19:35 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Harga emas batangan Antam turun Rp14.000 jadi Rp2,94 juta per gram, Senin (16/02/2026)
16 February 2026 9:21 WIB
Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Senin (16/02/2025) hari ini tak bergerak
16 February 2026 8:40 WIB
Harga emas Antam Sabtu (14/02/2026) hari ini naik Rp50 ribu jadi Rp2,954 juta per gram
14 February 2026 9:44 WIB
Sabtu (14/02/2026) hari ini, emas UBS Rp2,961 juta per gr, Galeri24 Rp2,938 juta per gr
14 February 2026 6:25 WIB
Jumat (13/02/2026) pagi emas UBS Rp3,008 juta/gr dan Galeri24 Rp2,992 juta/gr
13 February 2026 8:29 WIB
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB