Pascaditutup, kantor Dinas Pendidikan Pasaman Barat kembali dibuka
Jumat, 18 Juni 2021 11:46 WIB
Aktivitas kantor Dinas Pendidikan Pasaman Barat, Sumbar kembali dibuka pascaditutup pada Kamis (17/6) karena ada pejabatnya terpapar COVID-19. Hari ini Jumat (18/6) aktivitas kantor kembali dibuka. (ANTARA/Altas Maulana)
Simpang Empat (ANTARA) - Aktivitas kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) kembali dibuka pasca dua pejabatnya positif COVID-19, Jumat.
"Hari ini sudah kembali dibuka karena hasil tes usap atau swab test yang dilakukan terhadap seluruh pegawai hasilnya negatif," kata Wakil Bupati Pasaman Barat Risnawanto di Simpang Empat, Jumat.
Ia mengatakan kantor Dinas Pendidikan sempat ditutup pada Kamis (17/6) karena dua pejabatnya terpapar COVID-19.
Seteleh mengetahui ada pejabat pada instansi itu yang positif maka Satgas COVID-19 langsung melakukan pelacakan atau traking.
Setelah itu semua pegawainya menjalani tes usap. Hasilnya semuanya negatif dan aktifitas kantor kembali dibuka.
"Meskipun demikian protokol kesehatan harus tetap dipatuhi dan lebih diperketat. Termasuk kepada seluruh perkantoran yang ada," katanya.
Ia meminta seluruh pihak agar jangan abai untuk mematuhi protokol kesehatan COVID-19.
Masyaraat harus meningkatkan disiplin mematuhi protokol kesehatan COVID-19 6M seperti rajin mencuci tangan dengan air mengalir, selalu memakai masker dengan benar, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas dan melakukan vaksinasi.
Hingga Kamis (17/6) total kasus positif mencapai 1.093 orang, sembuh 912, meninggal dunia 66 orang dan dikarantina atau rawat 115 orang. (*)
"Hari ini sudah kembali dibuka karena hasil tes usap atau swab test yang dilakukan terhadap seluruh pegawai hasilnya negatif," kata Wakil Bupati Pasaman Barat Risnawanto di Simpang Empat, Jumat.
Ia mengatakan kantor Dinas Pendidikan sempat ditutup pada Kamis (17/6) karena dua pejabatnya terpapar COVID-19.
Seteleh mengetahui ada pejabat pada instansi itu yang positif maka Satgas COVID-19 langsung melakukan pelacakan atau traking.
Setelah itu semua pegawainya menjalani tes usap. Hasilnya semuanya negatif dan aktifitas kantor kembali dibuka.
"Meskipun demikian protokol kesehatan harus tetap dipatuhi dan lebih diperketat. Termasuk kepada seluruh perkantoran yang ada," katanya.
Ia meminta seluruh pihak agar jangan abai untuk mematuhi protokol kesehatan COVID-19.
Masyaraat harus meningkatkan disiplin mematuhi protokol kesehatan COVID-19 6M seperti rajin mencuci tangan dengan air mengalir, selalu memakai masker dengan benar, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas dan melakukan vaksinasi.
Hingga Kamis (17/6) total kasus positif mencapai 1.093 orang, sembuh 912, meninggal dunia 66 orang dan dikarantina atau rawat 115 orang. (*)
Pewarta : Altas Maulana
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Harga emas Antam meroket Rp40.000 ke angka Rp2,703 juta/gr, Senin (19/01/2026)
19 January 2026 9:42 WIB
Harga dua jenama emas di Pegadaian kompak stabil, hari ini Senin (19/01/2026)
19 January 2026 9:04 WIB
Jadwal dan lokasi layanan SIM Keliling Kota Padang, hari ini Senin (19/01/2026)
19 January 2026 4:20 WIB