Solok Selatan mulai pelatihan TKM angkatan pertama
Kamis, 4 Maret 2021 16:38 WIB
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Solok Selatan, Basrial. (Antarasumbar/Istimewa)
Padang Aro (ANTARA) - Pemerintah Kabupaaten Solok Selatan, Sumatera Barat sudah memulai pelatihan Tenaga Kerja Mandiri (TKM) angkatan pertama untuk tiga kegiatan sebagai langkah meningkatkan perekonomian masyarakat serta upaya dalam menciptakan lapangan kerja sendiri.
"Pelatihan angkatan pertama dengan dana APBN untuk jurusan otomotif, tata boga serta las dengan jumlah peserta sebanyak 48 orang dan mereka juga dilengkapi dengan asuransi," kata Kepala Dinas tenaga Kerja dan Transmigrasi Solok Selatan, Basrial di Padang Aro, Kamis.
Dia berharap, melalui pelatihan TKM ini bisa mengurangi angka pengangguran di Solok Selatan dan peserta pelatihan diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru sesuai kebutuhan daerah.
Setiap peserta, diberikan uang transportasi serta peralatan penunjang lainnya selama pelatihan agar hasilnya maksimal.
Selain itu, pihaknya juga sudah melakukan pelatihan angkatan kedua di dua Nagari melalui dana yang bersumber dari APBD Kabupaten Mobile Training Unit (MTU).
Untuk 2021, pelatihan tenaga kerja mandiri sebanyak 16 paket, setiap paket berisikan 16 orang.
Pelatihan yang dilaksanakan sesuai dengan ketersediaan instruktur yang ada dan apabila ada peminat jurusan lain bisa dikirim keluar daerah.
Dia berharap pelatihan yang dilaksanakan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi peserta sehingga bisa membangkitkan perekonomian.
Selain pelatihan TKM Pemkab Solok Selatan juga memfasilitasi magang kerja ke Jepang untuk tenaga kerja nurse (perawat) untuk perempuan dan careworker (pekerja perawatan) untuk pria dengan kualifikasi pendidikan D3 Keperawatan atau D4 Keperawatan atau S1 Keperawatan dan usia maksimal 35 tahun per-31 Mei 2021.
Pendaftaran magang kerja ke Jepang sudah dibuka sejak awal Maret tetapi belum ada juga masyarakat Solok Selatan yang mendaftar padahal sekarang tahap awal digratiskan dan seluruh
biaya akan dihitung setelah mereka bekerja.
"Sebelum dikirim ke Jepang tenaga kerja akan dilatih selama enam bulan di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK)," ujarnya.
Dia mengimbau masyarakat yang memenuhi syarat agar memanfaatkan kesempatan magang kerja ke Jepang karena gaji yang ditawarkan cukup tinggi dan bisa menambah pengalaman kerja.
"Pelatihan angkatan pertama dengan dana APBN untuk jurusan otomotif, tata boga serta las dengan jumlah peserta sebanyak 48 orang dan mereka juga dilengkapi dengan asuransi," kata Kepala Dinas tenaga Kerja dan Transmigrasi Solok Selatan, Basrial di Padang Aro, Kamis.
Dia berharap, melalui pelatihan TKM ini bisa mengurangi angka pengangguran di Solok Selatan dan peserta pelatihan diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru sesuai kebutuhan daerah.
Setiap peserta, diberikan uang transportasi serta peralatan penunjang lainnya selama pelatihan agar hasilnya maksimal.
Selain itu, pihaknya juga sudah melakukan pelatihan angkatan kedua di dua Nagari melalui dana yang bersumber dari APBD Kabupaten Mobile Training Unit (MTU).
Untuk 2021, pelatihan tenaga kerja mandiri sebanyak 16 paket, setiap paket berisikan 16 orang.
Pelatihan yang dilaksanakan sesuai dengan ketersediaan instruktur yang ada dan apabila ada peminat jurusan lain bisa dikirim keluar daerah.
Dia berharap pelatihan yang dilaksanakan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi peserta sehingga bisa membangkitkan perekonomian.
Selain pelatihan TKM Pemkab Solok Selatan juga memfasilitasi magang kerja ke Jepang untuk tenaga kerja nurse (perawat) untuk perempuan dan careworker (pekerja perawatan) untuk pria dengan kualifikasi pendidikan D3 Keperawatan atau D4 Keperawatan atau S1 Keperawatan dan usia maksimal 35 tahun per-31 Mei 2021.
Pendaftaran magang kerja ke Jepang sudah dibuka sejak awal Maret tetapi belum ada juga masyarakat Solok Selatan yang mendaftar padahal sekarang tahap awal digratiskan dan seluruh
biaya akan dihitung setelah mereka bekerja.
"Sebelum dikirim ke Jepang tenaga kerja akan dilatih selama enam bulan di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK)," ujarnya.
Dia mengimbau masyarakat yang memenuhi syarat agar memanfaatkan kesempatan magang kerja ke Jepang karena gaji yang ditawarkan cukup tinggi dan bisa menambah pengalaman kerja.
Pewarta : Erik Ifansya Akbar
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wako Solok tinjau dan salurkan bantuan korban kebakaran di Simpang Rumbio
05 February 2026 19:43 WIB
Wawako Solok buka pelatihan dasar CPNS Kota Solok tahun 2026 sebanyak 111 orang
05 February 2026 19:35 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Jumat (13/02/2026) pagi emas UBS Rp3,008 juta/gr dan Galeri24 Rp2,992 juta/gr
13 February 2026 8:29 WIB
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB
Harga Emas Antam turun Rp7.000 ke angka Rp2,947 juta per gram, Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:32 WIB
Simak harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian yang naik Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:09 WIB
Harga emas Antam Selasa (10/02/2026) hari ini naik Rp14.000 menjadi Rp2,954 juta/gram
10 February 2026 10:00 WIB
Selasa (10/02/2026) hari ini emas UBS Rp2,993 juta/gr dan Galeri24 Rp2,979 juta/gr
10 February 2026 9:02 WIB