Tren membeli tanaman hias mulai sepi di Padang
Senin, 22 Februari 2021 17:17 WIB
Seorang pembeli tengah melihat berbagai jenis tanaman hias yang dijual di Toko Shinta Flower di kawasan Lubuk Minturun, Padang Sumatera Barat. (Antarasumbar/Mutiara Ramadhani)
Padang (ANTARA) - Trend membeli tanaman hias di Padang, Sumatera Barat yang sempat ramai saat pandemi COVID-19 kini mulai sepi sejak dua bulan terakhir.
Seorang penjual tanaman hias Sofian (65) dengan nama Toko Sophie Flower di Jalan Khatib Sulaiman, Padang, Senin mengatakan saat pandemi COVID-19 pada 2020 trend masyarakat membeli bunga meningkat namun sejak dua bulan terakhir mulai sepi pembeli.
"Pada 2020 animo masyarakat untuk menanam bunga tinggi sehingga penjualan meningkat namun sejak awal tahun animo masyarakat turun karena saat ini sudah banyak yang beraktivitas di luar," kata dia.
Ia mengatakan saat ini omset yang diperoleh sehari sebesar Rp1 juta hingga Rp2 juta sedangkan sebelum awal tahun 2021 ia mampu mengumpulkan omset sebesar Rp5 juta sehari.
Menurutnya, tingginya animo masyarakat membeli bunga pada menjelang akhir 2020 karena masih banyak masyarakat yang menjalankan aktivitas di rumah serta aktivitas sekolah pun juga dari
rumah sehingga banyak ibu rumah tangga yang menyalurkan hobinya untuk bertanam.
"Dari beberapa pembeli yang saya tanyai, rata-rata alasan mereka gemar membeli tanaman hias
karena untuk mengusir rasa jenuh di rumah dan sekaligus menyalurkan hobi bertanam yang tidak sempat mereka lakukan saat bekerja di luar," ucapnya.
Sofian mengatakan tanaman hias yang paling laris diburu oleh pembeli adalah Aglonema merah. Tanaman hias itu adalah jenis yang paling mahal dijual di tempatnya yaitu Rp250 ribu.
"Tanaman Aglonema paling laris dan jenisnya pun beragam dengan harga yang paling murah yaitu Rp30 ribu serta masih ada yang lebih mahal tapi kami tidak menyediakan karena takut tidak laris dan rusak," ucapnya.
Harga tanaman yang dijual di toko tersebut bermacam-macam mulai yang paling murah Rp3.000 yakni bunga melati mini dan yang paling mahal adalah tanaman bonsai seharga Rp2,5 juta.
Selain menjual tanaman hias, ia juga menjual pupuk kompos dan organik, tanah, pot, bibit buah, rumput, dekor tanaman hias, bunga plastik, keramik dan lainnya.
Sepinya pembeli juga di rasakan oleh salah seorang penjual tanaman hias Mis dengan nama Toko Shinta Flower yang berada di kawasan Lubuk Minturun, Padang. Ia juga mengatakan penurunan omset sudah terjadi sejak dua bulan terakhir.
"Peminat tanaman hias mulai turun sejak dua bulan terakhir disaat aktivitas sekolah sudah mulai berjalan dan masyarakat telah mulai kembali beraktivitas di luar serta saat ini rata-rata orang sudah memiliki tanaman hias sendiri di rumah," ujar dia.
Ia mengatakan saat ramai pembeli pada 2020 ia bisa mendapatkan omset sebesar Rp1 juta lebih sehari sedangkan saat ini ia hanya bisa mendapat omset sebesar Rp100 ribu lebih sehari.
Seorang penjual tanaman hias Sofian (65) dengan nama Toko Sophie Flower di Jalan Khatib Sulaiman, Padang, Senin mengatakan saat pandemi COVID-19 pada 2020 trend masyarakat membeli bunga meningkat namun sejak dua bulan terakhir mulai sepi pembeli.
"Pada 2020 animo masyarakat untuk menanam bunga tinggi sehingga penjualan meningkat namun sejak awal tahun animo masyarakat turun karena saat ini sudah banyak yang beraktivitas di luar," kata dia.
Ia mengatakan saat ini omset yang diperoleh sehari sebesar Rp1 juta hingga Rp2 juta sedangkan sebelum awal tahun 2021 ia mampu mengumpulkan omset sebesar Rp5 juta sehari.
Menurutnya, tingginya animo masyarakat membeli bunga pada menjelang akhir 2020 karena masih banyak masyarakat yang menjalankan aktivitas di rumah serta aktivitas sekolah pun juga dari
rumah sehingga banyak ibu rumah tangga yang menyalurkan hobinya untuk bertanam.
"Dari beberapa pembeli yang saya tanyai, rata-rata alasan mereka gemar membeli tanaman hias
karena untuk mengusir rasa jenuh di rumah dan sekaligus menyalurkan hobi bertanam yang tidak sempat mereka lakukan saat bekerja di luar," ucapnya.
Sofian mengatakan tanaman hias yang paling laris diburu oleh pembeli adalah Aglonema merah. Tanaman hias itu adalah jenis yang paling mahal dijual di tempatnya yaitu Rp250 ribu.
"Tanaman Aglonema paling laris dan jenisnya pun beragam dengan harga yang paling murah yaitu Rp30 ribu serta masih ada yang lebih mahal tapi kami tidak menyediakan karena takut tidak laris dan rusak," ucapnya.
Harga tanaman yang dijual di toko tersebut bermacam-macam mulai yang paling murah Rp3.000 yakni bunga melati mini dan yang paling mahal adalah tanaman bonsai seharga Rp2,5 juta.
Selain menjual tanaman hias, ia juga menjual pupuk kompos dan organik, tanah, pot, bibit buah, rumput, dekor tanaman hias, bunga plastik, keramik dan lainnya.
Sepinya pembeli juga di rasakan oleh salah seorang penjual tanaman hias Mis dengan nama Toko Shinta Flower yang berada di kawasan Lubuk Minturun, Padang. Ia juga mengatakan penurunan omset sudah terjadi sejak dua bulan terakhir.
"Peminat tanaman hias mulai turun sejak dua bulan terakhir disaat aktivitas sekolah sudah mulai berjalan dan masyarakat telah mulai kembali beraktivitas di luar serta saat ini rata-rata orang sudah memiliki tanaman hias sendiri di rumah," ujar dia.
Ia mengatakan saat ramai pembeli pada 2020 ia bisa mendapatkan omset sebesar Rp1 juta lebih sehari sedangkan saat ini ia hanya bisa mendapat omset sebesar Rp100 ribu lebih sehari.
Pewarta : Mutiara Ramadhani
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Sabtu (07/02/2026) hari ini emas UBS Rp2,961 juta/gr dan Galeri24 Rp2,946 juta/gr
07 February 2026 8:53 WIB
Emas UBS Rp2,988 juta/gr dan Galeri24 Rp2,974 juta/gr Jumat (06/02/2026) hari ini
06 February 2026 9:31 WIB
Jumat (06/02/2026) hari ini emas Antam anjlok Rp100.000, ini daftar lengkapnya
06 February 2026 9:29 WIB
Harga emas Antam turun Kamis (05/02/2026) hari ini, simak daftar terbarunya
05 February 2026 9:44 WIB
Harga emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian pada Kamis (05/02/2026) hari ini kompak stabil
05 February 2026 9:12 WIB
Simak harga terbaru emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Rabu (04/02/2026) hari ini
04 February 2026 11:39 WIB
Emas Antam pada Rabu (04/02/2026) meroket Rp102.000 ke angka Rp2,946 juta per gram
04 February 2026 9:26 WIB
Harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian Rabu (04/02/2026) hari ini kompak turun lagi
04 February 2026 6:44 WIB
Emas Antam pada Selasa (03/02/2026) anjlok Rp183.000 jadi Rp2,844 juta/gram
03 February 2026 9:21 WIB