Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat, Sumatera Barat mengusulkan penambahan sekitar 1.200 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) kepada Kementerian Pendidikan Budaya pada 2021 ini.


"Kita saat ini sangat membutuhkan tenaga guru di sekolah dasar. Namun dengan catatan yang memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) pengajar yang terdaftar di Dinas Pendidikan atau memiliki sertifikasi pendidik," kata Kepala BKPSDM Pasaman Barat, Saifudin Zuhri di Simpang Empat, Selasa.


Ia mengatakan pengusulan itu terkait adanya program pengangkatan sejuta guru di tahun 2021. Pengangkatan itu kebanyakan diperuntukkan untuk tenaga guru di sekolah dasar.


"Jika hanya memiliki sertifikasi pendidik dan tidak mengajar, tetap bisa mendaftar. Siapa saja boleh mendaftar, baik honorer atau sukarela tetapi dengan syarat yang telah memiliki NUPTK," katanya.


Menurutnya dalam program sejuta guru dari P3K yang dicanangkan oleh Kemendikbud biayanya semua ditanggung oleh pemerintah pusat. Hal itu hasil pertemuan yang dilakukan di Batam.


"P3K ini program dari Kemendikbud dan biayanya semua dari sana semua, kemarin itu hasil pertemuan yang dilakukan di Batam pada dua bulan lalu," sebutnya.


Ia menjelaskan untuk metode perekrutan P3K mendatang memiliki keistimewaan. Rencananya  lulus sekali dan tes dua kali serta ada pendampingan khusus guru.


"Mungkin perekrutan P3K ini akan dilaksanakan pada bulan April atau Mei. Namun yang pastinya akan dilakukan dalam waktu dekat ini," ungkapnya.


Pasaman Barat, katanya saat ini untuk idealnya agar pendidikan berjalan lancar dibutuhkan sebanyak 1.500 tenaga guru. Sedangkan saat ini penempatan guru masih menumpuk.


"Sekarang kan guru ini menumpuk, belum ada penempatan, kita sangat membutuhkan tenaga guru. Sekitar dari 1.500 tenaga guru P3K yang dibutuhkan, sudah diangkat hari ini sebanyak 220 orang pada Senin (15/2)," katanya.***3***


 

Pewarta : Altas Maulana
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2024