Pemkot Pariaman segera resmikan pos parkir elektronik di objek wisata
Kamis, 14 Januari 2021 15:41 WIB
Pengendara melintas di pos parkir elektronik di Pantai Gandoriah, Kota Pariaman, Sumbar. (Antarasumbar/Aadiaat M.S.)
Pariaman (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat segera meresmikan pos parkir elektronik yang dipasang di dua lokasi objek wisata Pantai Gandoriah.
"Mungkin dalam bulan depan sudah dapat kita mulai (mengoperasikan pos parkir elektronik)," kata Walikota Pariaman, Genius Umar di Pariaman, Kamis.
Ia mengatakan diterapkannya pos parkir elektronik tersebut yaitu untuk menciptakan ketertiban dalam bidang perparkiran khususnya di objek wisata di Pariaman serta meminimalisir kebocoran pendapatan asli daerah.
Selain itu, lanjutnya parkir elektronik tersebut juga dijadikan sebagai sarana untuk menghitung jumlah kunjungan wisatawan yang mengunjungi objek wisata di Pariaman.
Hal tersebut, kata dia karena pos parkir elektronik nantinya juga akan diintegrasikan dengan pembayaran tiket masuk ke objek wisata yang ada di Pariaman.
"Dengan adanya pos parkir elektronik ini maka kami dapat mengevaluasi kebijakan yang ada," katanya.
Saat ini pos parkir elektronik tersebut terpasang di dua lokasi yaitu di lapangan parkir 'waterfront city' atau kota tepi air serta di dekat Masjid Nurul Bahari, di Pantai Gandoriah.
Sebelumnya Pemkot Pariaman, akan menguji coba parkir elektronik yang dipasang di dua lokasi di objek wisata pantai di daerah itu awal Januari 2021.
"Diperkirakan pembangunan pos parkir elektronik selesai sekitar 20 Desember 2020, dan awal tahun baru akan diuji coba penggunaanya," kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Pariaman Buyung Lapau melalui Kepala Seksi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Bidang Pengelolaan Pendapatan Daerah BPKPD Kota Pariaman Afdila.
Ia mengatakan pembangunan dua pos parkir elektronik tersebut merupakan percontohan sehingga dalam pelaksanaan uji coba akan terus dilakukan evaluasi guna menyempurnakannya.
Ia menyampaikan diterapkannya parkir elektronik tersebut merupakan upaya untuk meminimalisir kebocoran pendapatan daerah dari bidang perparkiran di Kota Pariaman terutama di kawasan objek wisata.
"Mungkin dalam bulan depan sudah dapat kita mulai (mengoperasikan pos parkir elektronik)," kata Walikota Pariaman, Genius Umar di Pariaman, Kamis.
Ia mengatakan diterapkannya pos parkir elektronik tersebut yaitu untuk menciptakan ketertiban dalam bidang perparkiran khususnya di objek wisata di Pariaman serta meminimalisir kebocoran pendapatan asli daerah.
Selain itu, lanjutnya parkir elektronik tersebut juga dijadikan sebagai sarana untuk menghitung jumlah kunjungan wisatawan yang mengunjungi objek wisata di Pariaman.
Hal tersebut, kata dia karena pos parkir elektronik nantinya juga akan diintegrasikan dengan pembayaran tiket masuk ke objek wisata yang ada di Pariaman.
"Dengan adanya pos parkir elektronik ini maka kami dapat mengevaluasi kebijakan yang ada," katanya.
Saat ini pos parkir elektronik tersebut terpasang di dua lokasi yaitu di lapangan parkir 'waterfront city' atau kota tepi air serta di dekat Masjid Nurul Bahari, di Pantai Gandoriah.
Sebelumnya Pemkot Pariaman, akan menguji coba parkir elektronik yang dipasang di dua lokasi di objek wisata pantai di daerah itu awal Januari 2021.
"Diperkirakan pembangunan pos parkir elektronik selesai sekitar 20 Desember 2020, dan awal tahun baru akan diuji coba penggunaanya," kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Pariaman Buyung Lapau melalui Kepala Seksi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Bidang Pengelolaan Pendapatan Daerah BPKPD Kota Pariaman Afdila.
Ia mengatakan pembangunan dua pos parkir elektronik tersebut merupakan percontohan sehingga dalam pelaksanaan uji coba akan terus dilakukan evaluasi guna menyempurnakannya.
Ia menyampaikan diterapkannya parkir elektronik tersebut merupakan upaya untuk meminimalisir kebocoran pendapatan daerah dari bidang perparkiran di Kota Pariaman terutama di kawasan objek wisata.
Pewarta : Aadiaat M.S.
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Siap Hadirkan Listrik Andal di Bulan Suci, PLN Gencarkan Pembersihan Jaringan
14 February 2026 20:43 WIB
Pemerintah pusat bantu perbaikan tiga rumah di Pariaman terdampak bencana hidrometeorologi
13 February 2026 18:22 WIB
Pemprov Sumbar Hentikan Sementara Aktivitas Tambang Bermasalah di Padang Pariaman
11 February 2026 11:07 WIB
Komisi III DPR tolak hukuman mati ayah bunuh pelaku pelecehan anaknya di Pariaman
11 February 2026 10:19 WIB
Pemkot Pariaman latih pelaku UMKM produksi kue-minuman kekinian berbasis lokal
10 February 2026 18:40 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Harga emas Antam Sabtu (14/02/2026) hari ini naik Rp50 ribu jadi Rp2,954 juta per gram
14 February 2026 9:44 WIB
Sabtu (14/02/2026) hari ini, emas UBS Rp2,961 juta per gr, Galeri24 Rp2,938 juta per gr
14 February 2026 6:25 WIB
Jumat (13/02/2026) pagi emas UBS Rp3,008 juta/gr dan Galeri24 Rp2,992 juta/gr
13 February 2026 8:29 WIB
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB
Harga Emas Antam turun Rp7.000 ke angka Rp2,947 juta per gram, Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:32 WIB
Simak harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian yang naik Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:09 WIB