Penuhi kebutuhan Pertamina, PLN resmi pasok keandalan listrik dan uap bagi WKR
Rabu, 30 Desember 2020 16:06 WIB
Kiri ke kanan: Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril, Presiden Direktur PHR RP Yudantoro, General Manager PLN UIWRKR Dispriansyah, dan CEO PHE Budiman Parhusip. (Antara/HO-PLN)
Jakarta (ANTARA) - PT. PLN senantiasa berupaya penuhi tiap kebutuhan energi nasional, komitmen ini kembali tercermin melalui penandatanganan nota kesepahaman tentang Kerja Sama Penyediaan Tenaga Listrik dan Uap untuk Wilayah Kerja Rokan antara PLN dan Pertamina Hulu Rokan (PHR).
Wilayah Kerja Rokan akan dikelola oleh Pertamina Hulu Rokan pada 9 Agustus 2021 mendatang, seperti dalam rilis di terima di Padang, Rabu.
“SKK Migas sangat mengapresiasi kerjasama antara PLN dan PHR dalam penandatanganan MoU ini dan akan siap membantu ke depannya mengingat produksi Wilayah Kerja Rokan sangat besar manfaatnya bagi negeri,” jelas Deputi Perencanaan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Jaffee Suardin.
Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril menyatakan, kesiapan PLN dalam menjalankan kepercayaan pemerintah dan Pertamina ini, yakni untuk memastikan pasokan listrik dan uap yang cukup dan handal demi menjaga kegiatan produksi pada Wilayah Kerja Rokan.
“Dalam MOU ini, masa layanan PLN dibagi menjadi dua, yaitu Masa Transisi hanya selama 3 (tiga) tahun yang dimulai dari 9 Agustus 2021 sampai dengan 8 Agustus 2024. Dan Layanan Permanen yang di mulai sejak tanggal 8 Agustus 2024 dengan menginterkoneksikan sistem pada Wilayah Kerja Rokan dengan Sistem Sumatera,” ujar Bob Saril. Kiri ke kanan: Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril, Presiden Direktur PHR RP Yudantoro, General Manager PLN UIWRKR Dispriansyah, dan CEO PHE Budiman Parhusip. (Antara/HO-PLN) Dirinya menambahkan, masa transisi 3 tahun akan dioptimalkan PLN dengan melakukan pembangunan interkoneksi sistem sumatera untuk menggantikan pasokan transisi dan meningkatkan kapasitas pasokan ke pertamina hulu rokan.
CEO Pertamina Hulu Rokan, Budiman Parhusip mengungkapkan apresiasinya atas sinergitas dan kesiapan PLN dalam penyediaan tenaga listrik dan uap untuk wilayah kerja rokan. “Pengelolaan wilayah rokan ini sangat penting bagi kenahanan energi nasional, kami sangat mengharapkan akan penyediaan listrik dan uap dari PLN karena sangat kritikal bagi operasional Wilayah Kerja Rokan kelak,” terang Budiman Parhusip.
Berprinsip saling memberikan manfaat, PLN senantiasa menyambut baik tiap sinergitas, baik lintas Badan Usaha Milik Negara (BUMN), maupun Lembaga.*** Kiri ke kanan: Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril, Presiden Direktur PHR RP Yudantoro, General Manager PLN UIWRKR Dispriansyah, dan CEO PHE Budiman Parhusip. (Antara/HO-PLN)
Wilayah Kerja Rokan akan dikelola oleh Pertamina Hulu Rokan pada 9 Agustus 2021 mendatang, seperti dalam rilis di terima di Padang, Rabu.
“SKK Migas sangat mengapresiasi kerjasama antara PLN dan PHR dalam penandatanganan MoU ini dan akan siap membantu ke depannya mengingat produksi Wilayah Kerja Rokan sangat besar manfaatnya bagi negeri,” jelas Deputi Perencanaan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Jaffee Suardin.
Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril menyatakan, kesiapan PLN dalam menjalankan kepercayaan pemerintah dan Pertamina ini, yakni untuk memastikan pasokan listrik dan uap yang cukup dan handal demi menjaga kegiatan produksi pada Wilayah Kerja Rokan.
“Dalam MOU ini, masa layanan PLN dibagi menjadi dua, yaitu Masa Transisi hanya selama 3 (tiga) tahun yang dimulai dari 9 Agustus 2021 sampai dengan 8 Agustus 2024. Dan Layanan Permanen yang di mulai sejak tanggal 8 Agustus 2024 dengan menginterkoneksikan sistem pada Wilayah Kerja Rokan dengan Sistem Sumatera,” ujar Bob Saril. Kiri ke kanan: Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril, Presiden Direktur PHR RP Yudantoro, General Manager PLN UIWRKR Dispriansyah, dan CEO PHE Budiman Parhusip. (Antara/HO-PLN) Dirinya menambahkan, masa transisi 3 tahun akan dioptimalkan PLN dengan melakukan pembangunan interkoneksi sistem sumatera untuk menggantikan pasokan transisi dan meningkatkan kapasitas pasokan ke pertamina hulu rokan.
CEO Pertamina Hulu Rokan, Budiman Parhusip mengungkapkan apresiasinya atas sinergitas dan kesiapan PLN dalam penyediaan tenaga listrik dan uap untuk wilayah kerja rokan. “Pengelolaan wilayah rokan ini sangat penting bagi kenahanan energi nasional, kami sangat mengharapkan akan penyediaan listrik dan uap dari PLN karena sangat kritikal bagi operasional Wilayah Kerja Rokan kelak,” terang Budiman Parhusip.
Berprinsip saling memberikan manfaat, PLN senantiasa menyambut baik tiap sinergitas, baik lintas Badan Usaha Milik Negara (BUMN), maupun Lembaga.*** Kiri ke kanan: Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril, Presiden Direktur PHR RP Yudantoro, General Manager PLN UIWRKR Dispriansyah, dan CEO PHE Budiman Parhusip. (Antara/HO-PLN)
Pewarta : Rls-ant
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Erick Thohir : LG mundur tak kurangi percepatan bangun rantai pasok baterai EV
22 April 2025 20:11 WIB, 2025
Stok Energi Primer Cukup, PLN Siap Pasok Listrik Andal Selama Nataru
21 December 2024 11:07 WIB, 2024
Kemendes petakan potensi desa untuk pasok pangan Makan Bergizi Gratis
05 November 2024 9:00 WIB, 2024
Dorong hilirisasi, PLN pasok daya 170 MVA Smelter PT Freeport Indonesia di Gresik
12 June 2024 10:22 WIB, 2024
Sepakati kerja sama pemanfaatan EBT, PLN bakal pasok listrik hijau untuk PTPN III dan Alfamidi
10 November 2023 9:13 WIB, 2023
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Harga emas Antam Senin (04/05/2026) ini turun tipis Rp1.000 menjadi Rp2,795 juta/gr
04 May 2026 9:19 WIB