Padang (ANTARA) -  Jelang pencoblosan pilkada Sumater Barat yang  berlangsung 9 Desember 2020 sejumlah survei menempatkan pasangan nomor urut empat cagub dan cawagub Mahyeldi-Audy Joinaldy di posisi teratas. 

Tokoh Pemuda Sumbar Reido Deskumar  melalui keterangan pers yang diterima di Padang Sabtu mengakui jika pasangan Mahyeldi- Audy paling layak memimpin Sumbar lantaran pasangan yang diusung oleh PKS dan PPP ini merupakan sosok yang melengkapi. 

"Paling sederhana, paling religius, sosok yang mampu membangkitkan ekonomi dan pariwisata Sumbar," kata Reido.


Bahkan, lanjut Reido, kepercayaan masyarakat kepada pasangan Mahyeldi-Audy juga membuat elektabilitas partai pengusungnya PKS unggul. 

"Mahyeldi dan Audy makin tak terbendung. Dari awal, Mahyeldi dan Audy fokus turun ke daerah menyapa dan meyakinkan masyarakat untuk memilih mereka," tegas dia. 

Reido menilai  pasangan Mahyeldi- Audy  amat realistis. Hal ini sangat sesuai dengan karakter masyarakat Sumbar yang  merupakan pemiilih rasional.  

"Harus diyakinkan dengan sebuah kepercayaan. Jika kepercayaan itu hilang. Maka selesai semua," tutur Reido. 

Reido memandang keyakinan masyarakat Sumbar, baik dari kalangan anak muda dan ulama lantaran pasangan Mahyeldi-Audy bekerja secara nyata. 

"Dari data-data di atas begitu meyakinkan bahwa masyarakat Sumbar lebih memilih sosok yang benar-benar bekerja nyata, ulama serta anak muda yaitu Mahyeldi Audy," katanya.


Reido menegaskan, turunnya Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo melalui kampanye baliho dan eks Ketum Partai Demokrat SBY yang mengajak masyarakat Sumbar memilih jagoanya tidak berpengaruh untuk Mahyeldi-Audy. 

"Malah membuat Mahyeldi Audy makin tak terbendung," ujarnya.

 

Pewarta : Ikhwan Wahyudi
Editor : Mario Sofia Nasution
Copyright © ANTARA 2024