Alasan BMW ikuti langkah Audi keluar dari Formula E
Kamis, 3 Desember 2020 6:40 WIB
Foto arsip 13 Juli 2019 ketika pebalao BMW Antonio Felix Da Costa berlomba dalam Formula E Racing Championship di Brooklyn, New York City. David Dee Delgado/Getty Images/AFP (AFP/David Dee Delgado)
Jakarta, (ANTARA) - BMW pada Rabu memutuskan akan mengikuti langkah Audi keluar dari kejuaraan dunia Formula E akhir musim depan.
Sebelumnya Senin, Audi memutuskan tidak menurunkan kembali timnya dalam ajang balap mobil listrik itu dan mengalihkan fokus mereka ke Reli Dakar serta balap ketahanan termasuk rencana kembali ke Le Mans.
BMW dalam pernyataan resmi satu hari setelah sesi tes pramusim berakhir di Spanyol mengatakan bahwa perjalanan mereka di Formula E akan berakhir dan fokus strategis grup itu akan beralih.
"Dalam hal pengembangan e-drivetrains, BMW Group pada dasarnya telah menggunakan semua kesempatan untuk bentuk transfer teknologi ini di lingkungan kompetitif Formula E," demikian BMW seperti dikutip Reuters.
Tim Formula E BMW dijalankan oleh Andretti Motorsport asal Amerika Serikat.
"Kami menantikan untuk mengumumkan rencana kami sendiri bagi kelanjutan program Formula E dalam waktu dekat," demikian pernyataan Andretti kepada roadandtrack.com.
Musim ketujuh Formula E akan dimulai di Chile pada Januari. Pabrikan lain yang terlibat yaitu Mercedes, Porsche, Nissan, Jaguar dan brand DS dari Citroen.
Ajang yang telah mendapat restu dari FIA menjadi kejuaraan dunia itu akan menggunakan mobil generasi ketiga pada 2022 mendatang.
Tim asal India, Mahindra sejauh ini menjadi satu-satunya tim yang telah menyatakan komitmennya untuk program tersebut. (*)
Sebelumnya Senin, Audi memutuskan tidak menurunkan kembali timnya dalam ajang balap mobil listrik itu dan mengalihkan fokus mereka ke Reli Dakar serta balap ketahanan termasuk rencana kembali ke Le Mans.
BMW dalam pernyataan resmi satu hari setelah sesi tes pramusim berakhir di Spanyol mengatakan bahwa perjalanan mereka di Formula E akan berakhir dan fokus strategis grup itu akan beralih.
"Dalam hal pengembangan e-drivetrains, BMW Group pada dasarnya telah menggunakan semua kesempatan untuk bentuk transfer teknologi ini di lingkungan kompetitif Formula E," demikian BMW seperti dikutip Reuters.
Tim Formula E BMW dijalankan oleh Andretti Motorsport asal Amerika Serikat.
"Kami menantikan untuk mengumumkan rencana kami sendiri bagi kelanjutan program Formula E dalam waktu dekat," demikian pernyataan Andretti kepada roadandtrack.com.
Musim ketujuh Formula E akan dimulai di Chile pada Januari. Pabrikan lain yang terlibat yaitu Mercedes, Porsche, Nissan, Jaguar dan brand DS dari Citroen.
Ajang yang telah mendapat restu dari FIA menjadi kejuaraan dunia itu akan menggunakan mobil generasi ketiga pada 2022 mendatang.
Tim asal India, Mahindra sejauh ini menjadi satu-satunya tim yang telah menyatakan komitmennya untuk program tersebut. (*)
Pewarta : Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PLN gandeng BMW, tiap pembelian mobil EV dapat fasilitas "Home Charging" terintegrasi
25 February 2024 21:02 WIB, 2024
BMW usung lini kendaraan listrik iX dan i4 di pada perhelatan otomotif GIIAS 2022
12 August 2022 9:53 WIB, 2022
BMW 320i Touring dan BMW 330i Sedan hadir di Indonesia, harganya mulai Rp1,3 miliar
21 August 2021 17:18 WIB, 2021