Pengamat nilai kemudahan berusaha di UU Ciptaker bantu sektor pariwisata
Sejumlah warga menyelesaikan pembuatan kain tenun rangrang, gambiran, dan kenyeri di Lingkungan Pesalakan, Desa Pejeng Kangin, Gianyar, Bali, Selasa (30/6/2020). Para perajin yang sebagian besar merupakan pekerja pariwisata yang dirumahkan dan terkena PHK akibat COVID-19 tersebut saat ini berupaya membangkitkan kembali usaha kerajinan tenun tradisional di kawasan itu dengan target pemasaran ke mancanegara. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/pras.
"Salah satu dampak positifnya adalah terkait kemudahan perizinan melalui sistem online dan digital bagi pelaku usaha di sektor pariwisata. Karena kemudahan itu, sudah pasti ada yang ke sektor pariwisata dari sekian investor, yang sudah siap menanamkan modal di Indonesia setelah disahkannya UU Cipta Kerja," ujar Jayadi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu.
Menurut dia, UU Cipta Kerja juga memberikan dampak positif pada pelaku UMKM di sektor wisata.
"Setiap pengusaha pariwisata diwajibkan mengembangkan kemitraan dengan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan koperasi setempat yang saling memerlukan, memperkuat, dan menguntungkan," katanya.
Selain UMKM dan koperasi, UU Cipta Kerja pada sektor pariwisata juga berdampak positif pada para pekerja lokal.
Terkait ketenagakerjaan, lanjut Jayadi, pengusaha pariwisata berdasarkan Pasal 26 ayat (1) poin (h) UU Cipta Kerja juga diwajibkan meningkatkan kompetensi tenaga kerja melalui pelatihan dan pendidikan.
Dia menegaskan bahwa UU Cipta Kerja mendesak dihadirkan pada masa sekarang di tengah perekonomian Indonesia terdampak COVID-19, demi meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
"Sekarang (masa pandemi) inilah saat yang tepat disahkannya UU Cipta Kerja. Karena untuk menaikkan pertumbuhan ekonomi perlu pertumbuhan investasi. Dalam UU Cipta Kerja perizinan investasi dimudahkan supaya investasi meningkat," katanya.
Dengan adanya investasi, lapangan kerja baru tercipta dan bisa meningkatkan daya beli masyarakat yang secara tidak langsung akan juga berpengaruh baik pada sektor pariwisata.
Pewarta : Aji Cakti
Editor : Miko Elfisha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Percepat perizinan berusaha, Menteri Nusron usulkan akselerasi digitalisasi 300 RDTR di 2026
23 September 2025 14:04 WIB
Bupati Rusma Yul Anwar buka Bimtek Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko bagi UMK
28 May 2024 12:18 WIB, 2024
Solok Selatan lakukan bimtek implementasi pengawasan perizinan berusaha
06 March 2024 13:58 WIB, 2024
Pemerintah luncurkan kemudahan perizinan berusaha SPKLU PLN melalui OSS yang terintegrasi AMDALNET
21 September 2023 21:58 WIB, 2023
Pelaku Usaha di Pasaman dibekali Bimtek implementasi perizinan berusaha berbasis resiko
06 September 2023 17:23 WIB, 2023