Lubukbasung, (ANTARA) - Pemerintah Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat membuat Peraturan Nagari (Perna) tentang Irigasi dalam mempemudah petani mendapatkan air untuk meningkatkan produksi padi dan ikan di daerah itu.
"Perna ini sudah masuk ke program legislasi nagari (Prolena) sebagai pioritas untuk ditetapkan," kata Wali Nagati atau Kepala Desa Adat Pasia Laweh, Zul Arifin di Lubukbasung, Minggu.
Perda ini masih dalam tinjauan teknis dari Dinas Pertanian dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Agam.
Dinas Pertanian dan DPUTR Agam sudah turun ke lokasi irigasi dan menyambut baik dengan adanya Perna tentang Irigasi itu.
"Kita menargetkan Perna tentang Irigasi itu disahkan pada 2021, sehingga bisa dijalankan nantinya. Ini satu-satunya Perna tentang Irigasi di Sumbar," katanya.
Ia menambahkan, Perna itu dibuat berawal dari pihaknya terpilih menjadi wali nagari 2017. Setelah di lantik, keluhan terbanyak dari petani tentang irigasi untuk mengairi sawah dan kolam warga saat pertemuan.
Ini mengingat bahwa aturan tentang mengatur irigasi belum ada di daerah itu, sehingga irigasi banyak yang tidak termanfaatkan bagi petani.
Sedangkan untuk pemiliharaan irigasi juga terkendala dengan anggaran, karena ketersediaan APBD Agam terbatas.
"Di Pasia Laweh ada 100 irigasi berukuran besar dan kecil. Dalam Perda itu kita mengatur tentang pengelolaan dan pemiliharaan dengan sistem gotong royong yang dilakukan setiap minggu," katanya.
Ia mengakui telah membuat 20 Perda selama memimpin di Nagari Pasia Laweh. Dari 20 Perna itu, tiga Perna telah disahkan Badan Musyawarah (Bamus) berupa Perna tentang
Pengelolaan Air Bersih, Perna tentang Pariwisata dan Perda tentang Irigasi.
Perna itu sudah diserahkan ke Pemkab Agam untuk evaluasi dan klarifikasi.
"Kalau sudah dievaluasi dan klarifikasi maka Perna itu sudah bisa disahkan, agar seluruh lahan sawah dan kolam bisa terairi dalam meningkatkan produksi padi dan ikan," katanya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Agam Wahyu Bestari mengapresiasi terobosan yang dilahirkan Nagari Pasia Laweh dalam membentuk Perna tentang Irigasi.
Pihaknya mendorong agar seluruh nagari di daerah itu membuat terobosan dalam melahirkan regulasi yang ada di nagari mereka.
"Kita mendorong nagari membentuk Perna yang akan menjadi pedoman bagi warga setempat," katanya. (*)