Polresta Padang buru pelaku pembobol mesin ATM BRI
Selasa, 13 Oktober 2020 17:21 WIB
Polisi memasang garis polisi dan mengamankan lokasi ATM yang dibobol oleh sekelompok orang pada Senin (12/10). (Antarasumbar/FathulAbdi)
Padang (ANTARA) - Jajaran Kepolisian Resor Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) tengah memburu pelaku pembobolan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BRI di Mutiara Swalayan di Jalan Baru, Sungai Sapiah, Senin dinihari.
"Sampai saat ini anggota masih melakukan penyelidikan untuk memburu para pelaku," tegas Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda di Padang, Selasa.
Ia mengatakan penyelidikan tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi pelaku yang belum diketahui identitasnya, termasuk memeriksa saksi dan mengumpulkan petunjuk lainnya di lapangan.
"Dari keterangan saksi sementara diketahui pelaku lebih dari satu orang dan datang menggunakan mobil," katanya.
Dalam kasus itu, polisi juga telah menerima laporan dari pihak bank pada Senin (12/10).
Sebelumnya, peristiwa itu terjadi pada Senin (12/10) sekitar pukul 03.30 WIB.
Para pelaku yang datang secara berkelompok membobol mesin ATM dengan menggunakan peralatan las.
Kejadian tersebut sempat diketahui oleh salah seorang warga yang kebetulan melintas dengan sepeda motor.
Saksi awalnya berusaha mengejar, namun para pelaku mencoba menabraknya dengan mobil. Sehingga ia memilih untuk menyelamatkan diri.
Pelaku diketahui kabur ke arah utara tepatnya ke batas kota arah Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang.
Jumlah kerugian yang dialami bank akibat kejadian kriminal tersebut diperkirakan mencapai Rp250 juta.
"Saat ini penyelidikan masih berjalan, dan anggota bekerja di lapangan," katanya.
"Sampai saat ini anggota masih melakukan penyelidikan untuk memburu para pelaku," tegas Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda di Padang, Selasa.
Ia mengatakan penyelidikan tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi pelaku yang belum diketahui identitasnya, termasuk memeriksa saksi dan mengumpulkan petunjuk lainnya di lapangan.
"Dari keterangan saksi sementara diketahui pelaku lebih dari satu orang dan datang menggunakan mobil," katanya.
Dalam kasus itu, polisi juga telah menerima laporan dari pihak bank pada Senin (12/10).
Sebelumnya, peristiwa itu terjadi pada Senin (12/10) sekitar pukul 03.30 WIB.
Para pelaku yang datang secara berkelompok membobol mesin ATM dengan menggunakan peralatan las.
Kejadian tersebut sempat diketahui oleh salah seorang warga yang kebetulan melintas dengan sepeda motor.
Saksi awalnya berusaha mengejar, namun para pelaku mencoba menabraknya dengan mobil. Sehingga ia memilih untuk menyelamatkan diri.
Pelaku diketahui kabur ke arah utara tepatnya ke batas kota arah Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang.
Jumlah kerugian yang dialami bank akibat kejadian kriminal tersebut diperkirakan mencapai Rp250 juta.
"Saat ini penyelidikan masih berjalan, dan anggota bekerja di lapangan," katanya.
Pewarta : Fathul Abdi
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jadwal dan lokasi layanan SIM Keliling Kota Padang, hari ini Kamis (12/02/2026)
12 February 2026 4:26 WIB
Pemkot Padang dukung pelaksanaan berbagai kegiatan positif di masjid selama Ramadhan
11 February 2026 18:12 WIB