Padang, (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Padang mencatatkan penambahan sembilan kasus baru positif Corona Virus Disease (COVID-19) pada 3 Mei 2020 sehingga total warga yang terkonfirmasi positif menjadi 117 orang.
"Penambahan sembilan kasus baru berawal dari pemeriksaan pasien dalam pengawasan dan orang tanpa gejala yang pernah kontak dengan pasien positif sebelumnya," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Ferimulyani Hamid di Padang, Minggu.
Menurut dia penambahan kasus baru tersebar di Kecamatan Padang Timur empat orang, Kecamatan Padang Utara satu orang, Kecamatan Kuranji dua orang, Kecamatan Koto Tangah satu orang dan Kecamatan Lubuk Begalung satu orang.
Sementara hingga 3 Mei 2020 jumlah pasien yang sembuh ada penambahan dua orang sehingga total sembuh menjadi 22 orang.
Selain itu terdapat terdapat 2.622 pelaku perjalanan dari daerah terjangkit, 50 orang tanpa gejala, 31 orang dalam pemantauan, 160 pasien dalam pengawasan, 117 positif, 12 meninggal, 35 negatif, dan delapan menunggu hasil.
Untuk pasien positif tersebar di 45 kelurahan dari total 104 kelurahan yang berada di 10 kecamatan.
Ia menyampaikan virus corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila terjadi pada orang lanjut usia, ibu hamil, orang yang sedang sakit, atau orang yang daya tahan tubuhnya lemah.
Adapun saran penularan meliputi tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk penderita COVID-19 dan memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur penderita COVID-19.
Selain itu kontak jarak dekat dengan penderita COVID-19, misalnya bersentuhan atau berjabat tangan.
Kemudian ia mengimbau semua warga tidak hanya di zona merah namun semua wilayah untuk sementara waktu tidak bepergian ke tempat umum.
"Kalau pun terpaksa harus bepergian usahakan pakai masker, kita tidak pernah tahu ada orang yang ternyata pembawa virus namun tanpa gejala," katanya.
Sementara Ahli Epidemiologi Universitas Andalas (Unand) Padang Defriman Djafri, Phd mengungkap fakta pasien positif COVID-19 didominasi oleh mereka yang berusia muda yaitu rentang 20 sampai 29 tahun.
"Berdasarkan rentang usia penderita terbanyak ada pada usia 20-29 tahun sebanyak 41,89 persen diikuti usia 30-39 tahun sebanyak 14,86 persen," kata dia.
Menurut dia fenomena ini menarik karena mereka yang banyak terinfeksi dominan usia muda mulai dari remaja hingga dewasa.
"Salah satu faktor tingginya kasus pada mereka yang berusia muda karena mobilitas yang tinggi sehingga peluang tertular menjadi lebih mudah," ujarnya.
Padang catatkan penambahan sembilan kasus baru COVID-19
Minggu, 3 Mei 2020 16:35 WIB
Grafik perkembangan COVID-19 di Padang hingga 3 Meil 2020. (Antara/Dinkes Padang)
Pewarta : Ikhwan Wahyudi
Editor : Miko Elfisha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Padang dukung pelaksanaan berbagai kegiatan positif di masjid selama Ramadhan
11 February 2026 18:12 WIB
Nusron Wahid sambut positif rencana Presiden Prabowo bangun gedung umat di eks-Kedubes Inggris
10 February 2026 10:05 WIB
Duta Muda BPJS Kesehatan Solok hadirkan energi positif Generasi-Z untuk wujudkan JKN berkelanjutan
04 November 2025 17:13 WIB