Wings Air kembali batalkan penerbangan ke Meulaboh karena sepinya penumpang
Jumat, 17 April 2020 19:13 WIB
Arsip-Penumpang turun dari pesawat udara Wings Air di Bandara Cut Nyak Dhien Nagan Raya, Provinsi Aceh. (ANTARA/Teuku Dedi Iskandar)
Meulaboh (ANTARA) - Maskapai penerbangan Wings Air kembali membatalkan penerbangan ke Meulaboh melalui Bandara Cut Nyak Dhien Nagan Raya, dari Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, karena sepinya penumpang.
“Pembatalan penerbangan ini karena sepinya jumlah calon penumpang yang akan terbang dari Kualanamu maupun dari Bandara Nagan Raya,” kata petugas Wings Air Meulaboh, Sunardi, Jumat siang.
Sebelumnya, pada Rabu (15/4) lalu, penerbangan Wings Air ke daerah ini juga terpaksa dibatalkan karena minimnya calon penumpang yang akan menggunakan jasa penerbangan.
Sunardi mengakui, sejak wabah COVID-19 makin meluas di Indonesia, Wings Air telah mengurangi frekuensi penerbangan ke Bandara Cut Nyak Dhien Nagan Raya, Aceh dari Sumatera Utara.
Sejak awal April 2020, jadwal penerbangan menjadi setiap hari Rabu, Jumat dan Ahad (Minggu).
Padahal biasanya, pesawat yang dioperasikan jenis ATR-72 500/600 dengan kapasitas 72 penumpang tersebut melayani penerbangan ke daerah ini setiap hari.
"Tidak mungkin pesawat terbang kalau penumpangnya sedikit, karena biaya operasional yang tinggi," kata Sunardi menambahkan.
“Pembatalan penerbangan ini karena sepinya jumlah calon penumpang yang akan terbang dari Kualanamu maupun dari Bandara Nagan Raya,” kata petugas Wings Air Meulaboh, Sunardi, Jumat siang.
Sebelumnya, pada Rabu (15/4) lalu, penerbangan Wings Air ke daerah ini juga terpaksa dibatalkan karena minimnya calon penumpang yang akan menggunakan jasa penerbangan.
Sunardi mengakui, sejak wabah COVID-19 makin meluas di Indonesia, Wings Air telah mengurangi frekuensi penerbangan ke Bandara Cut Nyak Dhien Nagan Raya, Aceh dari Sumatera Utara.
Sejak awal April 2020, jadwal penerbangan menjadi setiap hari Rabu, Jumat dan Ahad (Minggu).
Padahal biasanya, pesawat yang dioperasikan jenis ATR-72 500/600 dengan kapasitas 72 penumpang tersebut melayani penerbangan ke daerah ini setiap hari.
"Tidak mungkin pesawat terbang kalau penumpangnya sedikit, karena biaya operasional yang tinggi," kata Sunardi menambahkan.
Pewarta : Teuku Dedi Iskandar
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Groundbreaking Huntap di Kuranji; BNPB juga percayakan Sepablock di Sumut dan Aceh
08 April 2026 15:14 WIB
Terpopuler - Regional
Lihat Juga
Tambahan TKD Rp108 miliar buat Kepulauan Mentawai. Wagub Vasko: Peluang percepatan pembangunan
07 March 2026 20:04 WIB
Personel Lanud Pangeran M Bun Yamin asah kemampuan melalui latihan aeromodeling
13 February 2026 18:37 WIB
Pesawat tempur Super Tucano dan F16 TNI AU uji coba pendaratan di jalan tol
11 February 2026 18:58 WIB
Truk pengangkut BBM pascaterbannya Jalan Lembah Anai ke jalur Sitinjau Lauik
07 February 2026 22:21 WIB