Pekanbaru (ANTARA) - Sebanyak enam pasien COVID-19 di Provinsi Riau dinyatakan sembuh dari infeksi virus SARS-CoV-2 dan sudah boleh pulang, meski begitu jumlah total pasien positif bertambah menjadi 24 orang.

“Enam (pasien) sehat dan sudah dipulangkan,” kata Juru Bicara COVID-19 Riau dr. Indra Yovi Sp.P (K) dalam pernyataan pers di Pekanbaru, Kamis.

Ia menjelaskan enam pasien telah dinyatakan sembuh dan dipulangkan setelah hasil uji swabnya dua kali menunjukkan hasil negatif. “Di antara pasien yang sudah sembuh adalah suami isteri di Kabupaten Pelalawan,” katanya.

Ia mengatakan kesembuhan dari enam pasien tersebut tidak lepas dari peran besar tenaga kesehatan yang menangani mereka, baik secara langsung maupun tidak langsung.

“Pemprov Riau mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas pengabdian mereka,” katanya.

Meski begitu, ia mengatakan terdapat penambahan empat kasus, salah satunya telah meninggal dunia. Pasien positif ke-21 di Riau adalah salah satu pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal dunia, beberapa hari yang lalu.

Menurut dia, hasil uji swab pasien yang berinisial EN tersebut baru keluar Kamis ini. Pasien berusia 45 tahun itu merupakan warga Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru.

Pasien ke-22 berinisial ME yang merupakan warga Kota Dumai. Pasien berusia 44 tahun ini yang disebut sebagai Nyonya ME, sudah diisolasi dan dirawat di Kota Dumai. ME adalah aparatur sipil negara (ASN) di Kota Dumai.

“Pasien ME merupakan seorang ASN Kota Dumai yang memiliki riwayat perjalanan dari Batam pada tanggal 13 Maret 2020,” katanya.

Kemudian pasien ke-23 berinisial R yang juga warga Kota Dumai. Pasien berusia 44 tahun ini melakukan kontak erat dengan pasien ME.

Pasien ke-24 di Riau berinisial M, warga Kabupaten Siak. Pasien berusia 60 tahun ini sudah diisolasi dan dirawat di Kabupaten Siak.

“Pasien M memiliki riwayat perjalanan dari daerah terjangkit, yakni Medan,” ujarnya.

Ia menambahkan di Riau terdapat 136 PDP yang masih dirawat, 122 orang di antaranya terbukti negatif COVID-19 dan dipulangkan, sedangkan yang meninggal dunia ada 25 orang.

Sementara itu, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) ada 10.621 orang, sedangkan yang sudah selesai pemantauan ada 25.075 orang.


Pewarta : FB Anggoro
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2024