Pariaman (ANTARA) - Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat membangun empat posko pemeriksaan pendatang di batas kota guna mencegah penyebaran COVID-19 di daerah itu.
"Mulai besok orang yang memasuki Kota Pariaman akan diperiksa oleh petugas," kata Wakil Wali Kota Pariaman Mardison Mahyuddin di Pariaman, Selasa.
Ia mengatakan jika ada pengendara yang memiliki indikasi terserang COVID-19 maka akan diisolasi dan dibawa ke RSUD atau Puskesmas setempat guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Ia menyampaikan langkah tersebut bertujuan untuk menekan penyebaran COVID-19 khususnya di Kota Pariaman.
"Ini merupakan upaya untuk melindungi warga dari penyebaran COVID-19," katanya.
Ia menyebutkan adapun empat lokasi posko tersebut yaitu di Desa Padang Birik-birik di Kecamatan Pariaman Utara serta Desa Punggung Lading, Desa Balai Kurai Taji, dan Desa Pasir Sunur di Kecamatan Pariaman Selatan.
Ia berharap kepada seluruh perantau yang pulang ke Pariaman mau bekerjasama dengan pemerintah dalam menangani penyebaran wabah tersebut.
"Kami mohon maaf kepada perantau dan pengunjung yang datang ke Pariaman karena ada pemeriksaan, tapi ini demi pencegahan COVID-19 di Pariaman," ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman Syahrul menyebutkan saat ini jumlah warga dan perantau yang baru pulang dari daerah zona merah mencapai 1.062 orang.
Sedangkan orang dalam pantauan, lanjutnya mencapai 69 orang dan pasien dalam pengawasan empat orang.
"Hingga saat ini Puskemas masih siap menjalankan tugas," tambahnya.
Masuk Pariaman, diukur suhu badan
Selasa, 31 Maret 2020 18:08 WIB
Wakil Wali Kota Pariaman, Sumbar Mardison Mahyuddin (kanan) saat meninjau persiapan pembangunan posko pemeriksaan. (Antara Sumbar/Aadiaat M.S.)
Pewarta : Aadiaat MS
Editor :
Copyright © ANTARA 2026