Virus Corona, China kecam pembatasan perjalanan
Senin, 3 Februari 2020 20:53 WIB
Petugas medis di salah satu rumah sakit di Wuhan, China, memeriksa data medik seorang pasien 2019-nCoV. (ANTARA/HO-GT/mii)
Jenewa (ANTARA) - China pada Senin mengecam beberapa negara yang melarang masuk orang-orang dari Provinsi Hubei, pusat wabah virus corona, dan membatalkan penerbangan.
Menurut China, pembatasan seperti itu bertentangan dengan rekomendasi yang dikeluarkan Badan Kesehatan Dunia (WHO), yang mengimbau negara-negara untuk tidak mengambil langkah-langkah tak perlu atau melampaui kebiasaan.
Dalam pidato yang disampaikan di depan Dewan Eksekutif WHO, yang membuka pertemuan enam hari di Jenewa, delegasi China mengatakan masyarakat internasional perlu memperlakukan wabah virus baru itu secara objektif, wajar, dan tidak "secara sengaja menciptakan kepanikan" di antara masyarakat umum.
Pemerintah China akan terus mengambil "sikap bertanggung jawab" menyangkut kesehatan rakyatnya, kata delegasi China.
Delegasi juga mengatakan Pemerintah China akan secara ketat menerapkan langkah-langkah pengendalian serta menjalankan upaya untuk menghentikan penyebaran virus lebih jauh.
Pemerintah China, kata delegasi, akan terus membagikan informasi kepada WHO, Hong Kong, Makau dan Taiwan "seperti biasanya".
Sumber: Reuters
Menurut China, pembatasan seperti itu bertentangan dengan rekomendasi yang dikeluarkan Badan Kesehatan Dunia (WHO), yang mengimbau negara-negara untuk tidak mengambil langkah-langkah tak perlu atau melampaui kebiasaan.
Dalam pidato yang disampaikan di depan Dewan Eksekutif WHO, yang membuka pertemuan enam hari di Jenewa, delegasi China mengatakan masyarakat internasional perlu memperlakukan wabah virus baru itu secara objektif, wajar, dan tidak "secara sengaja menciptakan kepanikan" di antara masyarakat umum.
Pemerintah China akan terus mengambil "sikap bertanggung jawab" menyangkut kesehatan rakyatnya, kata delegasi China.
Delegasi juga mengatakan Pemerintah China akan secara ketat menerapkan langkah-langkah pengendalian serta menjalankan upaya untuk menghentikan penyebaran virus lebih jauh.
Pemerintah China, kata delegasi, akan terus membagikan informasi kepada WHO, Hong Kong, Makau dan Taiwan "seperti biasanya".
Sumber: Reuters
Pewarta : Tia Mutiasari
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mijoo Lovelyz dan Jessi hentikan semua kegiatan usai dinyatakan positif COVID-19
24 February 2022 6:14 WIB, 2022
BPOM terbitkan izin penggunaan darurat vaksin Sinopharm untuk penguat
02 February 2022 10:38 WIB, 2022
Kemenkes sebut booster tingkatkan titer antibodi lawan infeksi COVID-19
16 January 2022 13:17 WIB, 2022
Dolar berakhir sedikit melemah dalam perdagangan liburan yang tenang
30 December 2021 6:47 WIB, 2021
Empat strategi pemerintah untuk atasi penularan SARS-CoV-2 varian Omicron
27 December 2021 9:01 WIB, 2021