FAA selidiki kecelakaan heli yang tewaskan legenda NBA Kobe Bryant
Senin, 27 Januari 2020 6:23 WIB
Fans NBA menyampaikan duka cita kepada legenda NBA Kobe Bryant di luar gedung Stadion Staples Center di Los Angeles, pada 26 Januari 2020. (REUTERS/USA TODAY Sports/Harrison Hill)
Jakarta, (ANTARA) - Otoritas keselamatan transportasi udara Amerika Serikat, FAA, merilis pernyataan mengenai kematian sang legenda NBA Kobe Bryant dan sekaligus menyatakan sedang menggelar penyelidikan atas kecelakaan itu.
Bryant,. 41 tahun, naik helikopter pribadinya bersama empat orang lainnya namun helikopter itu terbakar untuk kemudian jatuh setelah berputar-putar di udara, tulis laman selebritis TMZ.
Dinas penyelamat darurat segera mencapai situs jatuhnya helikopter itu tetapi mendapati tidak ada seorang pun yang selamat dari kecelakaan itu.
Dalam pernyataannya seperti dikutip laman Daily Star, FAA memastika bahwa penyelidikan untuk mengetahui penyebab jatuhnya helikopter tersebut masih berlangsung.
"Informasi ini masih awal dan masih bisa berubah," kata FAA dalam pernyataan itu. "Sebuah helikopter S-76 jatuh pagi ini di bawah situasi yang belum diketahui di dekat Calabasas, California."
"Pihak berwenang setempat mengatakan bahwa ada lima orang penumpang. Silakan cek kepada otoritas setempat untuk informasi lebih lanjut mengenai kondisi para penumpang," sambung FAA. "FAA dan NTSB (badan keselamatan transportasi nasional AS) akan menginvestigasinya."
Kota Calabasas juga mengeluarkan penyataan setelah kecelakaan itu. "Kabar yang amat menyedihkan bahwa kami mengetahui kematian Kobe Bryant dan empat orang lainnya dalam kecelakaan helikopter di Calabasas," tulis pemerintah kota itu.
"Helikopter itu jatuh di lapangan terpencil di luar Las Virgenes sekitar pukul 10 pagi," sambung pemerintah kota ini seraya mengatakan helikopter jatuh ini tidak merenggut korban lain selain kelima penumpangnya. "FAA dan NTSB sedang menyelidiknya."
Departemen Sherrif Los Angeles County memastikan semua dari kelima orang yang berada di heli itu meninggal dunia.
"Tidak ada yang selamat dalam kecelakaan helikopter Calabasas. Para deputi LA dan Malibu masih bersama personel Dinas Kebakaran LA County. Investigasi masing berlangsung. Jauhi area itu sampai pemberitahuan lebih lanjut."
NBA mempertimbangkan untuk membatalkan semua laga NBA hari ini, tetapi laga Houston Rockets melawan Denver Nuggets masih berlangsung.
Kobe Bryant membela LA Lakers selama 20 tahun dan dianggap sebagai salah satu pebasket terbesar sepanjang masa. (*)
Bryant,. 41 tahun, naik helikopter pribadinya bersama empat orang lainnya namun helikopter itu terbakar untuk kemudian jatuh setelah berputar-putar di udara, tulis laman selebritis TMZ.
Dinas penyelamat darurat segera mencapai situs jatuhnya helikopter itu tetapi mendapati tidak ada seorang pun yang selamat dari kecelakaan itu.
Dalam pernyataannya seperti dikutip laman Daily Star, FAA memastika bahwa penyelidikan untuk mengetahui penyebab jatuhnya helikopter tersebut masih berlangsung.
"Informasi ini masih awal dan masih bisa berubah," kata FAA dalam pernyataan itu. "Sebuah helikopter S-76 jatuh pagi ini di bawah situasi yang belum diketahui di dekat Calabasas, California."
"Pihak berwenang setempat mengatakan bahwa ada lima orang penumpang. Silakan cek kepada otoritas setempat untuk informasi lebih lanjut mengenai kondisi para penumpang," sambung FAA. "FAA dan NTSB (badan keselamatan transportasi nasional AS) akan menginvestigasinya."
Kota Calabasas juga mengeluarkan penyataan setelah kecelakaan itu. "Kabar yang amat menyedihkan bahwa kami mengetahui kematian Kobe Bryant dan empat orang lainnya dalam kecelakaan helikopter di Calabasas," tulis pemerintah kota itu.
"Helikopter itu jatuh di lapangan terpencil di luar Las Virgenes sekitar pukul 10 pagi," sambung pemerintah kota ini seraya mengatakan helikopter jatuh ini tidak merenggut korban lain selain kelima penumpangnya. "FAA dan NTSB sedang menyelidiknya."
Departemen Sherrif Los Angeles County memastikan semua dari kelima orang yang berada di heli itu meninggal dunia.
"Tidak ada yang selamat dalam kecelakaan helikopter Calabasas. Para deputi LA dan Malibu masih bersama personel Dinas Kebakaran LA County. Investigasi masing berlangsung. Jauhi area itu sampai pemberitahuan lebih lanjut."
NBA mempertimbangkan untuk membatalkan semua laga NBA hari ini, tetapi laga Houston Rockets melawan Denver Nuggets masih berlangsung.
Kobe Bryant membela LA Lakers selama 20 tahun dan dianggap sebagai salah satu pebasket terbesar sepanjang masa. (*)
Pewarta : Jafar M Sidik
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Hormati mendiang mantan rekan satu timnya, Pau Gasol sisipkan nama Gianna untuk putrinya
15 September 2020 6:13 WIB, 2020
Unggahan menyentuh Vanessa dalam ultah pernikahan dengan mendiang suaminya Kobe Bryant
19 April 2020 8:29 WIB, 2020
Vanessa Bryant gugat operator helikopter yang merenggut nyawa suaminya
25 February 2020 9:52 WIB, 2020
Masih berduka, Laga LA Lakers vs LA Clippers ditunda sebagai bentuk penghormatan kepada Lakers
28 January 2020 7:35 WIB, 2020
Potong proses normal seleksi, Kobe Bryant akan masuk Hall of Fame basket
28 January 2020 6:01 WIB, 2020
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Persib vs Borneo batal bentrok di pekan ke-21, klasemen papan atas tak bergeser
12 February 2026 7:55 WIB