Wali Kota usulkan Padang Panjang miliki Perda yang mengatur beasiswa
Senin, 6 Januari 2020 20:49 WIB
Silaturahim Pemkot Padang Panjang dan DPRD setempat, Senin(6/1) (ANTARA/HO-Diskominfo Padang Panjang)
Padang Panjang (ANTARA) - Wali Kota Padang Panjang, Sumatera Barat Fadly Amran mengusulkan agar daerah setempat memiliki sebuah peraturan daerah (perda) yang mengatur program beasiswa yang diberikan kepada guru dan siswa berprestasi.
"Pemerintah punya program unggulan menyiapkan beasiswa untuk mendukung pendidikan dan hal itu perlu dikuatkan dengan adanya Perda yang disetujui oleh DPRD," katanya saat silaturahim dengan anggota DPRD Padang Panjang di kantor dewan setempat, Senin.
Ia menerangkan salah satu program unggulan yang disiapkan yaitu beasiswa untuk guru dan pelajar berprestasi ke Jepang bekerja sama dengan Nagoya University dan Asia-Pasific University.
Jika program itu terwujud, setiap tahun akan dikirim empat pelajar berprestasi setiap tahun untuk mengikuti seleksi. Jika siswa menunjukkan prestasi bagus maka biaya pendidikan akan sepenuhnya ditanggung oleh Jepang.
"Jepang dipilih karena mutu pendidikan yang tidak perlu diragukan. Di universitas itu juga menggunakan bahasa Inggris selain bahasa Jepang," katanya.
Wakil Ketua DPRD Padang Panjang Yulius Kaisar mendukung perlunya Perda mengenai beasiswa tersebut karena jika hanya didukung peraturan wali kota (Perwako) dikhawatirkan akan berdampak pada anak yang dibeasiswakan jika terjadi pergantian kepemimpinan.
Dalam pertemuan itu, pemerintah dan anggota dewan juga membahas mengenai peningkatan kualitas pendidikan di daerah, kesejahteraan masyarakat dan menjalankan tata kehidupan yang sesuai dengan slogan daerah Serambi Mekah.
"Pemerintah punya program unggulan menyiapkan beasiswa untuk mendukung pendidikan dan hal itu perlu dikuatkan dengan adanya Perda yang disetujui oleh DPRD," katanya saat silaturahim dengan anggota DPRD Padang Panjang di kantor dewan setempat, Senin.
Ia menerangkan salah satu program unggulan yang disiapkan yaitu beasiswa untuk guru dan pelajar berprestasi ke Jepang bekerja sama dengan Nagoya University dan Asia-Pasific University.
Jika program itu terwujud, setiap tahun akan dikirim empat pelajar berprestasi setiap tahun untuk mengikuti seleksi. Jika siswa menunjukkan prestasi bagus maka biaya pendidikan akan sepenuhnya ditanggung oleh Jepang.
"Jepang dipilih karena mutu pendidikan yang tidak perlu diragukan. Di universitas itu juga menggunakan bahasa Inggris selain bahasa Jepang," katanya.
Wakil Ketua DPRD Padang Panjang Yulius Kaisar mendukung perlunya Perda mengenai beasiswa tersebut karena jika hanya didukung peraturan wali kota (Perwako) dikhawatirkan akan berdampak pada anak yang dibeasiswakan jika terjadi pergantian kepemimpinan.
Dalam pertemuan itu, pemerintah dan anggota dewan juga membahas mengenai peningkatan kualitas pendidikan di daerah, kesejahteraan masyarakat dan menjalankan tata kehidupan yang sesuai dengan slogan daerah Serambi Mekah.
Pewarta : Ira Febrianti/rilis
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wako Fadly Amran : Pemerintah salurkan Rp4,53 miliar untuk bantu rumah rusak ringan dan sedang akibat bencana di Padang
4 jam lalu
Perpusda Kota Padang resmi beroperasi, Wako Fadly Amran : Komitmen daerah perkuat literasi masyarakat
12 February 2026 15:10 WIB
Berdayakan pelaku usaha lokal, Pemkot Padang berkomitmen gunakan produk dalam negeri
12 February 2026 15:01 WIB
Menuju Kota Gastronomi, Wako Fadly Amran : Subsektor kuliner jadi lokomotif kreatif Padang
09 February 2026 17:27 WIB
Wako Fadly Amran : Rakornas FKUB strategis untuk perkuat sinergi dan harmonisasi dalam kemajemukan
04 February 2026 19:18 WIB
Narasumber DPMK-TFI, Wako Fadly Amran sampaikan pentingnya pengalaman berorganisasi bagi generasi muda
04 February 2026 17:10 WIB
Padang berkomitmen jadi kota pertama di Indonesia tergabung dalam UCCN bidang gastronomi
31 January 2026 18:23 WIB
Pemkot Padang dukung penuh langkah pemerintah pusat untuk percepatan normalisasi sungai pascabencana
29 January 2026 19:15 WIB
Wako Fadly Amran bahas revitalisasi Batang Arau menggunakan teknologi MBBR dengan KLH
28 January 2026 17:04 WIB