Jakarta (ANTARA) -
Kapendam Jaya Letkol Czi Zulhadrie memastikan tidak ada unsur penyerangan dalam insiden ledakan granat asap yang melukai dua anggota TNI di Monumen Nasional (Monas), Selasa pagi.
 
"Tidak ada pelaku yang menyerang," katanya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.
 
Zulhadrie mengatakan, granat yang belum diketahui asalnya tersebut dilaporkan tiba-tiba meledak hingga melukai dua anggota TNI, yakni Serma Fajar dan Praka Gunawan.
Baca juga: Ledak di Monas, dua anggota TNI akan dimintai keterangan
Dari informasi yang dihimpun ANTARA, granat tersebut ditemukan oleh dua korban ketika sedang melaksanakan olah raga bersama dengan jalan santai personel Garnisun.
 
Kedua anggota TNI itu menemukan bungkusan plastik yang di dalamnya ada satu buah granat, kemudian diambil dan meledak.
 
Sementara kedua korban dilarikan ke RS Gatot Subroto untuk penanganan lebih lanjut.
Baca juga: Ledakan di Monas ternyata berasal dari granat asap, polisi dan TNI telusuri asalnya
Baca juga: Ledakan di Monas, lalu lintas di sekitar TKP lancar
Baca juga: Ledakan Monas saat sejumlah prajurit TNI berolahraga, polisi: saksi utama adalah korban
Baca juga: Ledakan di Monas

Pewarta : Andi Firdaus
Editor : Joko Nugroho
Copyright © ANTARA 2024