Padang (ANTARA) - Pelatih Persija Jakarta Edson Tavares mengatakan satu poin yang diraih tim Macan Kemayoran setelah menahan imbang Semen Padang 2-2 di Stadion Haji Agus Salim, Kota Padang, sangat penting untuk perjalanan tim tersebut.

“Di awal babak kita bermain kurang baik, namun di babak kedua kita berkembang menjadi lebih baik dan bola tersalurkan dengan baik,” katanya selepas jumpa pers di Padang, Kamis.

Ia mengatakan hasil ini positif bagi timnya dan modal penting menyongsong laga yang akan digelar di kandang mereka dalam laga-laga selanjutnya.

Ia mengakui saat ini kondisi timnya tidak bagus, karena kehilangan pemain di posisi gelandang, yakni Rachmad, Toni Sucipto, dan Riko.

“Kita kehilangan tim dan terus berupaya membangun organisasi permainan. Saya akui ini tidak mudah dan saya terus mencoba agar tim meraih hasil terbaik,” katanya.
Baca juga: Semen Padang hanya ingin tiga poin saat menjamu Persija Jakarta

Selain itu, Persija bermain lamban di laga tersebut. Ia menyukai permainan yang cepat, namun hal itu tidak dapat dilakukan dengan jadwal yang seperti ini. “Kita bermain di setiap tiga hari, selepas laga ada waktu rehat satu hari dan kemudian bertanding kembali,” katanya.

Kondisi ini, menurut dia, menjadi persoalan serius yang harus dihadapi timnya dalam kompetisi ini dengan jadwal yang begitu padat tentu pemain harus menyesuaikan.

“Kita ingin pemain tampil baik, namun jadwal ini sangat berat sehingga mereka harus berhati-hati agar tidak cedera,” katanya.

Sementara itu, pemain Persija Jakarta Heri Susanto mensyukuri hasil imbang di kandang Semen Padang karena diraih dengan perjuangan yang berat. “Semoga ini menjadi batu loncatan bagi perjalanan tim ke depannya,” katanya.

Hasil ini membawa Persija Jakarta naik ke peringkat 13 dengan 28 poin dari 25 laga yang telah mereka jalani di kompetisi tertinggi di Indonesia.
Baca juga: Tahan imbang tuan rumah Semen Padang, Persija Jakarta bawa pulang satu poin
Baca juga: Pelatih Persija Edson Tavares keluhkan jadwal pertandingan yang padat


Pewarta : Mario Sofia Nasution
Editor : Joko Nugroho
Copyright © ANTARA 2024