Penggemar Bentrok Saat Antre Tiket
Sabtu, 30 Maret 2013 10:15 WIB
Salvador, (Antara/Xinhua-OANA) - Polisi harus menggunakan gas air mata dan granat asap untuk membubarkan bentrokan antar penggemar yang berusaha memperoleh tiket pembukaan resmi kembali arena Fonte Nova di Brazil, Jumat (29/3), yang akan digunakan pada Piala Dunia 2014.
Kerusuhan meletus di antara penggemar --sebagian dari mereka telah antre sejak Kamis malam-- ketika lokel penjualan tiket dibuka sebelum tengah hari.
Pekerjaan pengembangan kembali stadion dengan kapasitas 56.500 orang di Negara Bagian Bahia, Brazil timur-laut, itu menelan biaya 330 juta dolar AS, lebih dari 50 juta dolar daripada anggaran awalnya.
Beberapa saksi mata menduga peristiwa tersebut terjadi karena tak-adanya penghalang sehingga memungkinkan penggemar membentuk antrean panjang di luar loket penjualan tiket.
Polisi menyatakan sebagian penggemar menderita luka ringan selama bentrokan tapi tak ada penangkapan, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu.
Juru Bicara Pemerintah bahia Jacques Wagner mengatakan penyelidikan akan segera dilakukan mengenai peristiwa itu.
"Kami akan datang untuk sepenuhnya melaksanakan hukum. Apa yang terjadi tak bisa diramalkan," kata Wagner.
Ia menyatakan polisi tambahan akan dikerahkan untuk memperkuat pengamanan bagi pertandingan peresmian Jumat depan antara dua pesaing lokal --Bahia dan Victoria.
Fonte Nova akan menjadi tuan rumah tiga pertandingan selama pertandingan FIFA Confederation pada Juni dan enam pertandingan Piala Dunia.
Sementara itu, seorang pekerja bangunan tewas pada Kamis malam, dalam satu kejadian di tempat lain pertandingan Piala Dunia di Kota Manaus, Amazon.
Media setempat melaporkan Raimundo Nonato Lima Costa (49) tewas akibat luka parah di kepala, setelah ia jatuh dari ketinggian sekitar lima meter di Arena da Amazonia. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026