Batusangkar (ANTARA) - Hari pertama dan kedua pelaksanaan Alek nagari (desa adat, red) Pacuan Kuda Wirabraja 2019 dihadiri ribuan penonton di Gelanggang Dang Tuanku Bukit Gombak, Senin.

Hari pertama Minggu (06/10), pacu kuda turut disaksikan Danrem 032 Wirabraja Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo, Bupati Irdinansyah Tarmizi dan Wakil Bupati Zuldafri Darma, Ketua Pordasi Sumbar, Ketua DPRD Tanah Datar, serta Forkopimda di lingkungan Pemkab Tanah Datar.

Wirabraja pacu kuda open race dan tradisional 2019 juga dalam rangka HUT ke-74 TNI serta dibuka secara resmi oleh Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi.

Irdinansyah mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya kegiatan, terkhusus kepada panitia pelaksana, Kodim 0307/ Tanah Datar.

Pacu kuda dilaksanakan selama 2 hari, 6-7 Oktober 2019. Total 19 kelas diperlombakan, hari pertama 9 kelas dan hari ke dua 10 kelas.  

Diikuti 43 ekor kuda, 3 diantaranya berasal dari provinsi tentangga seperti Sumatra Utara 1 ekor, Riau 1 ekor dan Jambi 1 ekor, selebihnya, diikuti kuda dari berbagai kabupaten kota di Sumatera Barat, ucap ketua pelaksana Letkol Inf. Edi S Harahap yang juga Dandim 0307 TD.

Bagi masyarakat Tanah Datar pacu kuda merupakan atraksi budaya yang sudah berlangsung sejak ratusan tahun lalu dan turun temurun.

S, setiap pacuaan diadakan, hampir semua masyarakat datang, ada yang berjualan dan ada yang menonton, ucap Edrimas (61), salah seorang penggemar pacuan kuda.

Pewarta : Adi
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2024