Alasan kesehatan dan keluarga, Federer belum putuskan bertanding pada Olimpiade 2020
Senin, 2 September 2019 9:04 WIB
Petenis Swiss Roger Federer melakukan service bola ke arah lawannya petenis India Sumit Nagal dalam pertandingan putaran pertama di hari pertama Turnamen Ternis AS Terbuka 2019, di USTA Billie Jean King National Tennis Center, Flushing, New York, AS, Senin (26/8/2019). ANTARA FOTO/Reuters-ADanielle Parhizkaran-USA TODAY Sports/hp.
Jakarta, (ANTARA) - Petenis Swiss Roger Federer belum memutuskan apakah dia akan bertanding pada Olimpiade 2020 Tokyo dan mengatakan bahwa kelayakan, kesehatannya serta keluarga akan menjadi faktor dalam keputusan yang akan dia ambil.
Pertandingan cabang tenis pada Olimpiade 2020 akan dimulai dua pekan setelah Wimbledon tahun depan dan Federer mengatakan terlalu cepat untuk memutuskan apakah dia akan mengincar medali emas tunggal putra, yang belum pernah dimenangi oleh juara 20 kali turnamen Grand Slam tersebut.
"Saya tidak tahu apakah akan bermain di sana karena masih satu tahun lagi,” kata Federer setelah mengalahkan petenis Belgia David Goffin untuk maju ke perempat final US Open di New York, Minggu (Senin WIB).
Petenis berusia 38 tahun itu berkompetisi untuk pertama kalinya dalam empat Olimpiade ketika di Sydney pada tahun 2000 dan memenangi medali emas nomor ganda pada Olimpiade 2008, dan medali perak nomor tunggal pada Olimpiade 2012.
"Tak perlu dikatakan, Olimpiade, yang saya ikuti, selalu sangat berkesan, baik dengan membawa bendera, bertemu istri saya pada 2000, memenangi emas, memenangi perak," kata Federer.
“Tentu saja selalu ada kemungkinan bagi saya untuk bermain di Tokyo jika ada pengecualian," katanya menambahkan.
"Saya tidak tahu apakah saya akan benar-benar melakukannya atau tidak, karena semuanya bergantung pada keluarga, pada jadwal, pada tubuh, pada masa depan. Saya tidak tahu, kita lihat saja nanti,” kata Federer seperti dikutip dari Reuters. (*)
Pertandingan cabang tenis pada Olimpiade 2020 akan dimulai dua pekan setelah Wimbledon tahun depan dan Federer mengatakan terlalu cepat untuk memutuskan apakah dia akan mengincar medali emas tunggal putra, yang belum pernah dimenangi oleh juara 20 kali turnamen Grand Slam tersebut.
"Saya tidak tahu apakah akan bermain di sana karena masih satu tahun lagi,” kata Federer setelah mengalahkan petenis Belgia David Goffin untuk maju ke perempat final US Open di New York, Minggu (Senin WIB).
Petenis berusia 38 tahun itu berkompetisi untuk pertama kalinya dalam empat Olimpiade ketika di Sydney pada tahun 2000 dan memenangi medali emas nomor ganda pada Olimpiade 2008, dan medali perak nomor tunggal pada Olimpiade 2012.
"Tak perlu dikatakan, Olimpiade, yang saya ikuti, selalu sangat berkesan, baik dengan membawa bendera, bertemu istri saya pada 2000, memenangi emas, memenangi perak," kata Federer.
“Tentu saja selalu ada kemungkinan bagi saya untuk bermain di Tokyo jika ada pengecualian," katanya menambahkan.
"Saya tidak tahu apakah saya akan benar-benar melakukannya atau tidak, karena semuanya bergantung pada keluarga, pada jadwal, pada tubuh, pada masa depan. Saya tidak tahu, kita lihat saja nanti,” kata Federer seperti dikutip dari Reuters. (*)
Pewarta : Irwan Suhirwandi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sejumlah fakta dan catatan penting ketika Federer, Nadal, Djokovic perebutkan predikat GOAT
12 October 2020 6:34 WIB, 2020
Federer tantang para penggemarnya lakukan "volley challenge" lewat akun Instagramnya
08 April 2020 8:59 WIB, 2020
Federer raih gelar ke-103 di Basel, namun tak yakin ikuti Paris Masters
28 October 2019 10:48 WIB, 2019
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Malut United jamu Persijap Jumat (13/2/2026) dan pengaruhnya ke posisi Semen Padang FC
13 February 2026 17:36 WIB
Persib vs Borneo batal bentrok di pekan ke-21, klasemen papan atas tak bergeser
12 February 2026 7:55 WIB